SPMB DKI Jakarta 2026 Resmi Dimulai, Ini Cara Pengajuan Akun dan Jadwal Lengkapnya!
- account_circle Alya Naura Maharani
- calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Sistem Penerimaan Murid Baru Provinsi DKI Jakarta 2026/2027 (spmb.jakarta.go.id)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakartahitz.com, Jakarta – Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta resmi membuka tahapan awal Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk tahun ajaran 2026/2027 dimulai pekan ini.
Proses pengajuan akun dan verifikasi dokumen menjadi langkah awal yang wajib dilakukan sebelum memilih sekolah yang dituju.
Melansir informasi resmi dari disdik.jakarta.go.id, tahapan pengajuan akun dimulai secara bertahap untuk jenjang SD, SMP, SMA, dan SMK. Orang tua murid diimbau untuk menyiapkan dokumen penting seperti Kartu Keluarga (KK), Akta Kelahiran, dan Rapor penunjang agar proses verifikasi data di laman resmi SPMB online berjalan dengan lancar tanpa kendala.
Berikut panduan pengajuan akun dan jadwal penting yang wajib dicatat oleh orang tua murid dan calon murid baru:
Cara Pengajuan Akun SPMB DKI Jakarta 2026:
- Akses Situs Resmi: Buka laman resmi di SPMB Online
- Pengajuan Akun: Klik tombol “Ajuan Akun” lalu “Ajuan Akun Baru” dan pilih jenjang sesuai dengan tujuan sekolah (SD, SMP, atau SMA/SMK)
- Isi Data Diri: Masukkan Nomor Peserta Sidanira, data diri dan data pendukung lainnya sesuai petunjuk.
- Unggah Dokumen: Unggah foto/pindaian dokumen asli seperti Kartu Keluarga (KK), Akta Kelahiran, dan SPTJM (Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak)
- Cetak Bukti: Setelah selesai, cetak bukti pengajuan akun yang berisi Nomor Peserta dan Kode Token untuk dipakai saat aktivasi dan memilih sekolah nanti.
Jadwal Pengajuan Akun & Verifikasi:
- Jenjang SD: Mulai 18 Mei 2026
- Jenjang SMP: Mulai 25 Mei 2026 (Sedang berlangsung minggu ini)
- Jenjang SMA dan SMK: Mulai 1 Juni 2026
Pihak Disdik DKI Jakarta mengingatkan agar masyarakat selalu memantau jadwal resmi per jenjang sekolah guna menghindari keterlambatan. Melalui sistem yang terintegrasi secara digital ini, pelaksanaan SPMB 2026 diharapkan dapat berlangsung secara transparan, adil, dan bebas dari kendala pungutan liar.
- Penulis: Alya Naura Maharani


Saat ini belum ada komentar