Terinspirasi Film ‘Children of Heaven’, Yayasan AMS dan Carvil Bagikan 1.000 Sepatu untuk Anak Indonesia
- account_circle Alya Naura Maharani
- calendar_month Senin, 13 Jul 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

(Foto: Istimewa)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakartahitz.com, Jakarta – Kisah haru dari film legendaris “Children of Heaven” kini menginspirasi sebuah gerakan nyata di tanah air. Yayasan Ayo Masuk Surga (AMS) menggandeng produsen alas kaki terkemuka, Carvil, untuk meluncurkan program sosial bertajuk #AlasKakiHarapan. Kolaborasi ini membidik target mulia, yaitu membagikan 1.000 pasang sepatu layak pakai demi mendongkrak semangat belajar anak-anak di berbagai pelosok Indonesia.
Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menjadi saksi dimulainya langkah perdana gerakan ini. Pihak penyelenggara resmi meluncurkan program tersebut di SD dan SMP Islam Izzatul Madani pada Senin (13/7). Sekolah ini sekaligus menandai titik awal dari rangkaian distribusi bantuan yang nantinya akan menyasar wilayah Jawa Barat dan Banten.
Pada aksi perdana tersebut, panitia menyalurkan langsung 175 pasang sepatu. Rinciannya terdiri dari 107 pasang untuk siswa SD, 48 pasang untuk siswa SMP, serta 20 pasang sepatu cadangan guna mengantisipasi ketidaksesuaian ukuran di lapangan. Demi menunjang kenyamanan, setiap anak juga menerima paket berupa dua pasang kaus kaki baru.
Refleksi Masa Kecil Sang Pendiri Yayasan
Ketua Pengurus Yayasan AMS, Maulana Muhammad Jibril, menegaskan bahwa sepasang sepatu memiliki kekuatan besar untuk mengubah cara pandang seorang anak terhadap masa depannya.
“Bagi sebagian orang, sepatu mungkin hanyalah perlengkapan sekolah biasa. Namun bagi anak-anak ini, sepatu adalah teman setia untuk melangkah menuju sekolah, menjemput ilmu, dan meraih cita-cita,” papar Maulana melalui keterangan tertulisnya.
Menariknya, ide gerakan #AlasKakiHarapan ini bermula dari memori masa kecil Pendiri sekaligus Ketua Pembina Yayasan AMS, Tadarus Qurani. Usai menyaksikan film tentang perjuangan kakak beradik yang bergantian memakai sepatu untuk sekolah, Tadarus langsung teringat kisah hidupnya yang tumbuh dalam keterbatasan ekonomi.
Ia mengenang momen saat terpaksa mewarnai sepatu lamanya menggunakan zat pewarna kain (wantex) agar tampak hitam polos sesuai aturan sekolah. Berangkat dari pengalaman pribadi itulah, Tadarus bertekad memutus rantai rasa minder anak-anak kurang mampu agar tidak ada lagi siswa yang putus sekolah akibat tak punya alas kaki layak.
Meski Tadarus berhalangan hadir langsung di lokasi, sang putra, Ananda Syamil Fathan Mubina, datang mewakili untuk memberikan dukungan penuh. Langkah sosial ini juga mendapat sokongan dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari Gerbang Bayar dan Mitramuda Group.
Siap Merambah Wilayah Banten
Pihak yayasan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Carvil atas komitmen penuh mereka dalam menyukseskan aksi sosial ini. Sales Manager Export and E-Commerce Carvil, Riza Mukti, yang mengawal langsung jalannya acara bersama tim, menyatakan rasa bangganya karena dapat berkontribusi nyata bagi dunia pendidikan anak-anak Indonesia.
Acara peluncuran tersebut turut dihadiri oleh Ketua Yayasan Izzatul Madani, Helmi Nursirwan, jajaran tenaga pendidik, serta para relawan sigap dari Yayasan AMS.
Ke depan, manajemen gerakan #AlasKakiHarapan akan mendistribusikan bantuan secara bertahap ke sejumlah wilayah target utama. Wilayah tersebut meliputi daerah Pamijahan, Cibanteng, Cileungsi (Kabupaten Bogor), Kabupaten Serang, hingga Kabupaten Pandeglang. Yayasan AMS dan Carvil kini membuka kesempatan kolaborasi bagi perusahaan maupun komunitas lain demi mengantarkan anak-anak Indonesia menuju masa depan yang lebih cerah.
- Penulis: Alya Naura Maharani


Saat ini belum ada komentar