Aghniny Haque Syuting Bisikan Desa Gringsing dengan Virtual Production
- account_circle Muhammad Naufal Nurfikri
- calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakartahitz.com, Jakarta – Aghniny Haque membagikan pengalaman ketika menjalani syuting Bisikan Desa Gringsing. Film horor tersebut menggunakan teknologi virtual production untuk membangun dunia cerita dan menciptakan suasana mencekam.
Teknologi virtual production memberi kesempatan kepada pemain dan kru untuk bekerja dengan lingkungan digital yang tampil secara langsung di lokasi syuting. Cara tersebut membantu tim produksi membangun latar sesuai kebutuhan cerita.
Aghniny Haque memerankan Hesti dalam film tersebut. Karakternya harus menghadapi berbagai kejadian misterius yang berkaitan dengan Desa Gringsing.
Penggunaan teknologi tersebut menjadi salah satu hal menarik dari produksi film. Tim tidak hanya mengandalkan lokasi fisik, tetapi juga memanfaatkan teknologi untuk memperluas dunia cerita.
Bisikan Desa Gringsing mengusung genre horor misteri. Ceritanya membawa penonton ke sebuah desa yang menyimpan berbagai rahasia dan teror.
Teknologi virtual production juga membantu pemain melihat lingkungan yang sesuai dengan adegan. Situasi tersebut dapat memberikan gambaran yang lebih jelas ketika aktor harus berinteraksi dengan elemen yang tidak hadir secara fisik.
Selain Aghniny Haque, film ini menghadirkan sejumlah aktor Indonesia. Tim produksi juga memanfaatkan teknologi tersebut sebagai bagian dari upaya menghadirkan pengalaman visual yang berbeda.
Film Bisikan Desa Gringsing dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia pada 24 September 2026. Karena itu, penonton masih harus menunggu beberapa waktu untuk melihat hasil akhir penggunaan teknologi tersebut.
Kehadiran film ini juga menunjukkan perkembangan teknologi dalam perfilman Indonesia. Penggunaan virtual production membuka peluang bagi sineas lokal untuk menciptakan latar yang sebelumnya membutuhkan biaya dan waktu produksi lebih besar.
- Penulis: Muhammad Naufal Nurfikri


Saat ini belum ada komentar