Hari Kartini di Cyber University: Menggali Nilai Kepemimpinan dan Kemandirian Perempuan
- account_circle Redaksi
- calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakartahitz.com, Jakarta – Program Studi (Prodi) Digital Entrepreneur Cyber University (Universitas Siber Indonesia) memperingati Hari Kartini dengan menggelar diskusi reflektif. Kegiatan ini bertujuan menanamkan nilai-nilai emansipasi dan kepemimpinan di kalangan mahasiswa.
Acara berlangsung di Ruang Kelas Cyber University, Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada Selasa (21/4) lalu. Peserta yang hadir merupakan dosen serta mahasiswa semester dua yang mendalami bidang kewirausahaan digital.
Ketua Program Studi Digital Entrepreneur Cyber University, Zaenal Arief mengatakan bahwa semangat Kartini sangat relevan dengan pembentukan karakter wirausaha. Mahasiswa didorong untuk memiliki kemandirian dan keberanian dalam mengambil keputusan.
“Peringatan Hari Kartini menjadi sarana kontekstualisasi pembelajaran. Mahasiswa tidak hanya memahami teori di kelas, tetapi mampu melihat relevansinya dalam sejarah perjuangan bangsa,” kata Zaenal dalam keterangan rilis, Rabu (22/4).
Kegiatan ini mengajak mahasiswa memahami bahwa gagasan Kartini memiliki irisan kuat dengan mata kuliah inti. Dalam mata kuliah Kewirausahaan, misalnya, semangat kemandirian Kartini mencerminkan keberanian memulai perubahan.
Begitu pula dalam Teori Kepemimpinan, Kartini dinilai sebagai sosok pemimpin pemikiran (thought leader). Ia menunjukkan keberanian moral dalam menyampaikan visi dan kritik sosial melalui tulisan-tulisannya.
Selain itu, aspek Etika Bisnis dan Komunikasi Bisnis turut dibahas. Pemikiran Kartini tentang keadilan sosial serta gaya komunikasinya yang efektif menjadi teladan penting bagi calon pengusaha digital masa depan.
Melalui peringatan ini, Cyber University berharap mahasiswa mampu meneladani kemandirian sebagai fondasi utama bangsa. Semangat emansipasi ini diharapkan terus hidup dalam setiap langkah akademik dan sosial mahasiswa.
Langkah ini menjadi komitmen kampus dalam mendorong mahasiswa agar berkontribusi nyata bagi masyarakat. Pengetahuan sejarah yang dipadukan dengan teori kewirausahaan diharapkan mampu menciptakan inovator yang berkarakter kuat.
- Penulis: Redaksi


Saat ini belum ada komentar