Mahasiswa Cyber University Asah Skill Digital Marketing Lewat Magang di IDAQU
- account_circle Redaksi
- calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakartahitz.com, Jakarta – Naufal Aribah, mahasiswa Program Studi (Prodi) Bisnis Digital Cyber University (Universitas Siber Indonesia), tengah mengasah kemampuan profesionalnya melalui program Company Learning Program (CLP) 3+1, di Institut Daarul Qur’an (IDAQU), Tangerang. Langkah ini diambil untuk mempraktikkan teori pemasaran digital secara nyata di lingkungan institusi pendidikan.
Naufal bergabung dengan tim Digital Marketing IDAQU dan terlibat langsung dalam promosi layanan pendidikan berbasis nilai-nilai Qur’ani. Dalam kesehariannya, ia dipercaya untuk mengelola media sosial kampus serta menciptakan konten kreatif yang menarik bagi audiens.
Naufal menyebutkan bahwa keberanian mencoba hal baru adalah kunci dalam memulai karier. “Langkah menuju masa depan yang sukses dimulai dari keberanian kita untuk mengambil peluang yang tepat dan keluar dari zona nyaman,” ujar Naufal kepada media, Senin (4/5).
Selain mengelola konten, ia juga menjalankan strategi iklan digital untuk menjangkau calon mahasiswa baru. Naufal juga melakukan optimalisasi situs web agar informasi mengenai program pendidikan di IDAQU dapat tersampaikan dengan baik kepada masyarakat luas.
Pengalaman ini memberikan pemahaman mendalam tentang bagaimana sebuah institusi membangun hubungan dengan publik di era digital. Naufal mengungkapkan bahwa pengalaman ini membuka sudut pandang baru baginya mengenai dunia pemasaran yang dinamis.
“Melalui magang ini, saya belajar bahwa digital marketing bukan sekadar soal konten kreatif. Keberhasilannya sangat ditentukan oleh strategi yang matang, konsistensi, dan analisis data agar pesan sampai ke audiens,” kata Naufal saat menjelaskan teknis pekerjaannya.
Dukungan dari tim profesional di IDAQU juga, membuat proses belajar Naufal menjadi lebih maksimal. Ia dilatih untuk berpikir kritis, adaptif terhadap tren, serta mampu bekerja secara kolaboratif dalam lingkungan kerja yang dinamis.
Naufal meyakini bahwa pengalaman praktis di industri jauh lebih berharga daripada sekadar teori di kelas. Ia berharap ilmu yang didapatkannya selama di IDAQU bisa menjadi modal utama saat ia lulus nanti.
“Bagi saya, masa depan itu tidak untuk ditunggu, tetapi harus diciptakan melalui kerja keras dan pengalaman nyata di lapangan,” pungkas Naufal menutup pembicaraan.
Keberhasilan program magang ini mencerminkan komitmen Cyber University dalam mencetak lulusan yang siap kerja. Dengan fokus pada pengembangan potensi sejak dini, mahasiswa diharapkan mampu menciptakan peluang di tengah ketatnya persaingan ekonomi digital.
Sebagai informasi, CLP 3+1 sendiri merupakan program unggulan Cyber University. Lewat program tersebut, mahasiswa hanya kuliah 3 tahun dan 1 tahunnya magang di industri mitra.
- Penulis: Redaksi


Saat ini belum ada komentar