Viral Warga Disiram Air Saat Hendak Salat di Tangerang, Polisi Cek Lokasi Kejadian
- account_circle Fathma Aulia Puteri
- calendar_month 10 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakartahitz.com, Jakarta — Sebuah video yang memperlihatkan warga disiram air saat hendak pergi salat di Kabupaten Tangerang viral di media sosial. Peristiwa tersebut disebut telah berlangsung selama beberapa tahun dan memicu keresahan warga sekitar.
Dilansir dari Detikcom, Selasa (2/6), kejadian tersebut terjadi di wilayah Kutabumi, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang. Dalam video yang beredar, terlihat pemilik rumah menyiram air ke jalan saat waktu salat, termasuk ketika warga melintas menuju masjid.
Beberapa rekaman CCTV yang diunggah di media sosial menunjukkan seorang pria dan wanita menyiramkan air ke arah jalan pada waktu salat Magrib. Dalam sejumlah video, terlihat beberapa warga terkena siraman saat melintas di depan rumah tersebut.
Salah satu video memperlihatkan seorang warga yang baru pulang dari salat terkena siraman air. Warga tersebut sempat menegur pelaku, namun terjadi adu mulut setelahnya.
Menurut informasi yang beredar di media sosial, air yang digunakan untuk menyiram diduga merupakan air bekas mandi anjing dan air bekas membersihkan kotoran anjing. Dugaan tersebut turut memicu reaksi warga dan menjadi perbincangan di media sosial.
Mengutip dari Detikcom, Selasa (2/6), kejadian tersebut disebut telah berlangsung sejak 2023. Akun yang mengunggah video juga membagikan rekaman lama yang menunjukkan aksi serupa pernah terjadi pada November 2023.
Video lain yang disebut direkam pada 30 Mei 2026 memperlihatkan sejumlah warga mendatangi pasangan suami istri yang diduga melakukan penyiraman. Warga kemudian membawa keduanya ke sebuah ruang pertemuan setelah kembali terjadi insiden serupa terhadap salah satu warga.
Kasi Humas Polresta Tangerang IPDA Sandro Tree Bahara mengatakan pihak kepolisian akan melakukan pengecekan ke lokasi untuk menindaklanjuti informasi yang beredar. Polisi juga akan berupaya menyelesaikan permasalahan yang terjadi di lingkungan warga tersebut.
“Personel cek TKP dan lakukan problem solving,” ujar Kasi Humas Polresta Tangerang IPDA Sandro Tree Bahara, mengutip dari Detikcom, Selasa (2/6).
Kasus tersebut kini menjadi perhatian publik setelah video penyiraman terhadap warga yang hendak salat viral di media sosial. Polisi masih melakukan pendalaman guna memastikan kronologi serta penyebab terjadinya konflik antarwarga tersebut.
- Penulis: Fathma Aulia Puteri


Saat ini belum ada komentar