EcoSync Tembus Final IndoCEISS 2026, Mahasiswa UNM Buktikan Inovasi Blockchain untuk Lingkungan
- account_circle Redaksi
- calendar_month 1 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakartahitz.com, Jakarta – Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Tim Triple A berhasil melaju hingga babak final Kompetisi Nasional Indonesian Creative and Information Technology Student Competition (IndoCEISS) 2026 pada kategori UI/UX Design, yang digelar pada Selasa (30/6).
Tim Triple A mengusung inovasi EcoSync, sebuah platform pengolahan limbah menjadi nilai tambah berbasis blockchain yang dirancang untuk menghadirkan sistem pengelolaan bank sampah yang lebih transparan, akuntabel, dan berkelanjutan.
EcoSync Tembus Final IndoCEISS 2026
Sebelumnya, tim yang beranggotakan Afra Nur Rafifah dan Aqil Syafiq Ramadhan dari Program Studi Informatika, Muhammad Ahsan Rizqi dari Program Studi Sistem Informasi berhasil melewati tahap seleksi awal dan mewakili Universitas Nusa Mandiri pada kompetisi tingkat nasional tersebut.
Dekan Fakultas Teknologi Informasi Universitas Nusa Mandiri, Dr. Anton menyampaikan apresiasi atas pencapaian tim yang berhasil bersaing dengan peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
“Kami mengucapkan selamat kepada Tim Triple A yang berhasil melaju ke tahap final dan berkompetisi di ajang bergengsi IndoCEISS 2026 melalui inovasi EcoSync. Platform ini membuktikan bahwa mahasiswa Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis mampu menghasilkan solusi yang tidak hanya unggul dari sisi desain antarmuka dan pengalaman pengguna, tetapi juga memberikan kontribusi terhadap isu keberlanjutan lingkungan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (3/7).
Sementara itu, Ketua Program Studi Informatika (S1) Universitas Nusa Mandiri, Arfhan Prasetyo menilai keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa pembelajaran di Program Studi Informatika tidak hanya berfokus pada kemampuan teknis, tetapi juga mendorong mahasiswa menciptakan inovasi yang berdampak nyata bagi masyarakat.
“Kami terus mendorong mahasiswa untuk mengembangkan solusi berbasis teknologi yang menjawab kebutuhan masyarakat. EcoSync menjadi contoh bagaimana kompetensi pemrograman, desain, dan pemahaman terhadap permasalahan sosial dapat dipadukan menjadi sebuah inovasi yang memiliki nilai manfaat sekaligus daya saing di tingkat nasional. Prestasi ini juga menunjukkan bahwa mahasiswa Informatika Universitas Nusa Mandiri siap berkompetisi di era transformasi digital,” jelas Arfhan.
Selanjutnya, Ketua Program Studi Sistem Informasi Universitas Nusa Mandiri, Dr Sukmawati Anggraeni Putri menambahkan bahwa kolaborasi lintas program studi menjadi salah satu faktor penting di balik lahirnya EcoSync.
“Kolaborasi antara Program Studi Informatika dan Sistem Informasi dalam Tim Triple A membuktikan bahwa mahasiswa kami mampu bekerja secara multidisiplin. Kompetensi UI/UX Design yang dimiliki Muhammad Ahsan Rizqi melengkapi kemampuan teknis rekan-rekannya di Program Studi Informatika sehingga menghasilkan platform EcoSync yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kebutuhan pengguna. Ini menjadi bukti bahwa Universitas Nusa Mandiri berhasil mencetak talenta digital yang siap bersaing di tingkat nasional,” paparnya.
Kompetisi Nasional IndoCEISS 2026 merupakan ajang bergengsi yang mempertemukan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia untuk berkompetisi dalam bidang teknologi informasi dan industri kreatif digital. Pada kategori UI/UX Design, peserta ditantang menghadirkan rancangan antarmuka yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga mampu memberikan pengalaman pengguna yang optimal serta menawarkan solusi atas permasalahan nyata.
Melalui EcoSync, Tim Triple A menghadirkan konsep platform digital yang memanfaatkan teknologi blockchain untuk meningkatkan transparansi dalam pengelolaan limbah sekaligus mendorong terciptanya ekosistem ekonomi sirkular yang lebih berkelanjutan.
Sebagai Kampus Digital Bisnis, Universitas Nusa Mandiri terus berkomitmen mendukung mahasiswa mengembangkan inovasi dan meraih prestasi melalui berbagai kompetisi nasional maupun internasional. Dukungan tersebut diwujudkan melalui pembinaan dosen, penguatan kompetensi berbasis industri, serta penyediaan ekosistem pembelajaran yang mendorong lahirnya solusi digital yang inovatif, kompetitif, dan berdampak bagi masyarakat.
- Penulis: Redaksi


Saat ini belum ada komentar