Modus Paranormal Pembuang Sial Makan Korban, Dua Pelaku Curanmor Ditangkap Polisi
- account_circle Fathma Aulia Puteri
- calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakartahitz.com, Jakarta – Dua pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) ditangkap Polda Metro Jaya setelah menjalankan aksinya dengan modus mengaku sebagai paranormal yang dapat membuang kesialan. Modus tersebut digunakan untuk memperdaya korban hingga menyerahkan sepeda motor dan barang berharganya di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur.
Dilansir dari CNN Indonesia, Rabu (27/5), Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum (Wadirreskrimum) Polda Metro Jaya, AKBP Danang Setiyo Pambudi Sukarno menjelaskan bahwa kedua pelaku berinisial RAT (60) dan AJ (46). Keduanya ditangkap setelah diduga melakukan pencurian dengan memanfaatkan kepercayaan korban melalui praktik paranormal gadungan.
Menurut Danang, peristiwa itu bermula saat korban berinisial Ilham (19) dihampiri pelaku yang mengaku memiliki kemampuan supranatural untuk menghilangkan kesialan dalam hidupnya. Pelaku kemudian meyakinkan korban agar mengikuti ritual yang mereka arahkan sebagai syarat untuk membuang nasib buruk.
“Korban diyakinkan bahwa dirinya sedang mengalami kesialan dan harus menjalani ritual tertentu,” katanya, mengutip dari CNN Indonesia, Rabu (27/5).
Sementara itu, dalam proses ritual tersebut, korban diminta menyerahkan sejumlah barang pribadi, termasuk sepeda motor, telepon genggam, dan dompet. Setelah korban mengikuti arahan pelaku, kedua tersangka langsung membawa kabur seluruh barang berharga milik korban.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian materi dan segera melaporkannya kepada pihak kepolisian. Berdasarkan hasil penyelidikan, polisi berhasil mengidentifikasi para pelaku dan melakukan penangkapan di wilayah Jakarta Utara.
Mengutip dari CNN Indonesia, Rabu (27/5), tersangka RAT ditangkap di kawasan Cilincing, Jakarta Utara, pada Jumat (23/5). Sementara itu, tersangka AJ berhasil diringkus sehari kemudian di wilayah Semper, Jakarta Utara. Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan tindak pidana tersebut.
Di sisi lain, penyidik masih mendalami kemungkinan adanya korban lain yang mengalami modus serupa. Kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya kepada orang yang mengaku memiliki kemampuan supranatural dan meminta penyerahan barang berharga dengan alasan ritual tertentu.
Menurut Danang, kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap berbagai bentuk penipuan dan pencurian yang memanfaatkan kepercayaan korban. Ia menegaskan bahwa masyarakat perlu segera melapor kepada aparat apabila menemukan praktik serupa yang berpotensi merugikan.
“Jangan mudah percaya kepada orang yang mengaku dapat menyelesaikan masalah melalui cara-cara tertentu dan meminta barang berharga sebagai syarat ritual,” ujarnya, mengutip dari CNN Indonesia, Rabu (27/5).
- Penulis: Fathma Aulia Puteri


Saat ini belum ada komentar