Breaking News
Beranda » Pop » Musik » Hellaoccupied Tutup Perjalanan, Sipian Resmi Debut Lewat “Lelah di Bumi”

Hellaoccupied Tutup Perjalanan, Sipian Resmi Debut Lewat “Lelah di Bumi”

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakartahitz.com, Jakarta Project musik independen Hellaoccupied resmi menutup perjalanannya melalui rilisan terakhir berjudul “Bersinar” pada 15 Mei 2026 lalu. Di hari yang sama, Muchamad Sopyan Sauri juga memperkenalkan identitas musik barunya, Sipian, lewat lagu perdana “Lelah di Bumi”.

Hellaoccupied dikenal sebagai project musik yang berjalan sejak 2022 dengan membawa nuansa alternative hip-hop, cloud rap, dan musik atmosferik. Selama empat tahun terakhir, project tersebut menjadi ruang eksplorasi bagi Muchamad Sopyan Sauri untuk menyampaikan keresahan, mimpi, hingga pengalaman hidup melalui musik dan visual eksperimental.

Penutupan Hellaoccupied disebut menjadi awal perjalanan baru yang lebih personal dan reflektif. Melalui Sipian, Sopyan melanjutkan eksplorasi musik dengan pendekatan cloud rap, emo rap, dan alternative hip-hop yang dipadukan dengan atmosfer dreamy serta visual psychedelic.

“Matahari belum bersinar, langit pun masih gelap,” menjadi kalimat pembuka yang menggambarkan perjalanan emosional dalam rilisan terakhir Hellaoccupied.

“Hellaoccupied telah menjadi bagian penting dalam perjalanan saya, namun saat ini saya merasa sudah waktunya menutup bab tersebut dan melanjutkan perjalanan baru dengan identitas yang lebih jujur terhadap diri saya sekarang,” ujar Sopyan dalam keterangannya, di Jakarta, Rabu (20/5).

Sementara itu, lagu “Lelah di Bumi” hadir sebagai representasi proses pemulihan dan usaha bangkit dari luka kehidupan. Lagu tersebut juga disebut menjadi refleksi pribadi Sopyan terhadap bagian dirinya yang sempat hilang dan perlahan ditemukan kembali.

Melalui lirik “Ingin aku mengobati luka lama yang masih membekas” dan seruan “Pulih, Pulih, Kembali Putih”, Sipian mencoba menyampaikan semangat untuk kembali bertahan di tengah situasi hidup yang melelahkan.

Dalam karya tersebut, Sipian juga menyinggung kondisi sosial yang penuh tekanan dan kelelahan emosional. Pesan itu dituangkan melalui lirik yang menggambarkan kegelisahan terhadap keadaan manusia dan dunia saat ini.

Baik “Bersinar” maupun “Lelah di Bumi” dirilis dalam dua versi, yakni full song dan instrumental version. Seluruh proses produksi, mulai dari mixing, mastering, video editing, hingga desain, dikerjakan sendiri oleh Muchamad Sopyan Sauri.

Peralihan dari Hellaoccupied menuju Sipian menjadi penanda fase baru dalam perjalanan musikal Sopyan. Melalui identitas baru tersebut, ia berupaya menghadirkan karya yang lebih jujur, personal, dan dekat dengan pengalaman emosional pendengarnya.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • UNM Jajaki Kerja Sama Magang Internasional

    UNM Jajaki Kerja Sama Magang Internasional dengan Perusahaan Singapura

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Jakartahitz.com, Jakarta – Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis terus memperluas jejaring internasional guna menghadirkan pengalaman belajar yang berdaya saing global bagi mahasiswanya. Melalui Kantor Urusan Internasional (KUI), UNM akan menggelar pertemuan dengan CR Consultancy, firma jasa profesional yang berbasis di Singapura, untuk menjajaki peluang kerja sama strategis dalam pengembangan kompetensi mahasiswa melalui […]

  • 3.100 Kontainer Menumpuk di Tanjung Priok, Purbaya Ungkap Penyebabnya

    3.100 Kontainer Menumpuk di Tanjung Priok, Purbaya Ungkap Penyebabnya

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Fathma Aulia Puteri
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Jakartahitz.com, Jakarta – Penumpukan ribuan kontainer di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok menjadi perhatian pemerintah setelah dikhawatirkan mengganggu arus logistik dan pasokan bahan baku industri. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa turun langsung meninjau lokasi untuk mengetahui penyebab utama terjadinya penumpukan tersebut. Dilansir dari Detikcom, terdapat sekitar 3.100 kontainer yang tertahan di kawasan pelabuhan dan berkaitan dengan […]

  • tips kurangi mata minus

    Tips Kurangi Mata Minus di Tengah Gempuran Era Digital

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Jakartahitz.com, Jakarta – Meningkatnya penggunaan gadget dalam kehidupan sehari-hari membuat kasus mata minus atau miopia semakin banyak ditemukan pada berbagai kelompok usia. Untuk menjaga kesehatan penglihatan, masyarakat perlu menerapkan sejumlah kebiasaan sederhana yang dapat membantu memperlambat perkembangan mata minus di era digital. Hampir seluruh aktivitas saat ini dilakukan melalui layar digital, mulai dari bekerja, belajar, berbelanja, […]

  • Mahasiswa UNM Tembus Final Nasional

    Mahasiswa UNM Tembus Final Nasional, Desain UI/UX Blockchain untuk Kelola Limbah Curi Perhatian

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Jakartahitz.com, Jakarta – Prestasi kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis. Tiga mahasiswa Program Studi Informatika Fakultas Teknologi Informasi berhasil melaju ke babak final kompetisi nasional Design UI/UX dalam rangka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) IndoCEISS 2026. Pengumuman finalis dilakukan pada Sabtu (27/6) dengan mengangkat tema “Digital Innovation and Creative Intelligence for […]

  • kolong jembatan pasar rebo

    Pemkot Jaktim Bangun Ring Tinju di Pasar Rebo untuk Cegah Tawuran

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Jakartahitz.com, Jakarta – Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur membangun fasilitas ring tinju di bawah kolong flyover Pasar Rebo, Ciracas. Langkah ini diambil sebagai upaya nyata untuk menekan aksi tawuran yang kerap meresahkan warga di kawasan tersebut. Sekretaris Kota Jakarta Timur, Eka Darmawan, menjelaskan bahwa pengadaan sasana ini bertujuan untuk menyalurkan minat dan bakat generasi muda […]

  • Bisa Jadi Alternatif SPMB: Ini 10 SMA Swasta Favorit dan Berprestasi di Jaksel

    Bisa Jadi Alternatif SPMB: Ini 10 SMA Swasta Favorit dan Berprestasi di Jaksel

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle Alya Naura Maharani
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Jakartahitz.com, Jakarta – Persaingan ketat masuk sekolah negeri melalui jalur Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 membuat sebagian orang tua mulai mencari alternatif lain. Menyekolahkan anak di Sekolah Menengah Atas (SMA) swasta kini menjadi pilihan yang tidak kalah berkualitas, terutama di wilayah Jakarta Selatan. Jakarta Selatan memiliki banyak SMA swasta yang menawarkan fasilitas premium, kurikulum […]

expand_less