Breaking News
Beranda » Berita » Rektor Unsoed Jadi Tersangka KPK, Kasus Penerimaan Mahasiswa Baru Dibongkar

Rektor Unsoed Jadi Tersangka KPK, Kasus Penerimaan Mahasiswa Baru Dibongkar

  • account_circle Fathma Aulia Puteri
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakartahitz.com, Jakarta  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Akhmad Sodiq dan lima orang lainnya sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi terkait penerimaan mahasiswa baru. Penetapan tersebut dilakukan setelah KPK menggelar operasi tangkap tangan (OTT) terhadap sejumlah pihak di lingkungan Unsoed.

Dilansir dari CNN Indonesia, KPK menetapkan enam orang sebagai tersangka setelah melakukan pemeriksaan terhadap 14 orang yang diamankan dalam OTT pada Kamis (20/8/2026). Kasus tersebut berkaitan dengan dugaan pemerasan dan gratifikasi dalam proses penerimaan mahasiswa baru Unsoed.

Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein mengatakan penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik menemukan kecukupan alat bukti. Selain Akhmad Sodiq, tersangka lainnya adalah Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Unsoed Norman Arie Prayogo, Kepala Bagian Akademik berinisial ES, dua pihak swasta berinisial DMW dan AW, serta MYN yang merupakan keponakan Akhmad Sodiq.

“Berdasarkan kecukupan alat bukti dan sesuai dengan ketentuan Pasal 90 KUHAP baru tentang penetapan tersangka, KPK menetapkan enam orang tersangka,” ujar Achmad Taufik Husein dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.

Kasus tersebut bermula dari OTT KPK pada Kamis (20/8/2026). Dalam operasi tersebut, KPK mengamankan sejumlah pejabat Unsoed, termasuk Akhmad Sodiq dan dua wakil rektor. Akhmad Sodiq diamankan di Jakarta, sementara dua wakil rektor diamankan di wilayah Purwokerto.

KPK menyebut OTT dilakukan untuk mengusut dugaan penerimaan uang dalam proses penerimaan mahasiswa baru, termasuk melalui jalur mandiri. Dari operasi tersebut, penyidik turut mengamankan uang tunai yang kemudian menjadi salah satu barang bukti dalam perkara.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo sebelumnya menjelaskan bahwa penyidik menduga terdapat pihak perantara atau layering dalam penerimaan uang tersebut. Perantara diduga digunakan untuk menerima uang yang berkaitan dengan proses penerimaan mahasiswa baru.

Dalam perkembangannya, KPK mengungkap dugaan praktik tersebut tidak hanya berkaitan dengan satu jalur atau satu pihak. Penyidik menemukan adanya beberapa pola penerimaan uang yang diduga berkaitan dengan proses masuknya calon mahasiswa baru ke Unsoed.

Salah satu yang didalami adalah penerimaan mahasiswa baru Fakultas Kedokteran melalui jalur mandiri. KPK menduga terdapat permintaan uang kepada orang tua calon mahasiswa yang ingin masuk melalui jalur tersebut.

Selain itu, KPK juga menduga Akhmad Sodiq memberikan arahan kepada keponakannya, MYN alias Nono, selama proses penerimaan mahasiswa baru jalur mandiri pada 2025 dan 2026. Uang yang diterima kemudian diduga digunakan untuk membeli aset berupa tanah atas nama MYN.

KPK menyebut MYN menerima uang hingga sekitar Rp680 juta dari sejumlah pihak selama periode tersebut. Penyidik menduga uang tersebut digunakan untuk membeli tiga bidang tanah atas perintah Akhmad Sodiq.

Di sisi lain, Kepala Bagian Akademik Unsoed berinisial ES juga diduga memiliki peran dalam perkara tersebut. KPK menduga ES berkomunikasi dengan pihak yang mengumpulkan uang dari calon mahasiswa baru dan kemudian memberikan persetujuan terhadap calon mahasiswa yang telah menyerahkan uang.

Dari hasil OTT dan penyidikan awal, KPK turut mengamankan uang tunai sekitar Rp650 juta serta saldo rekening sekitar Rp99 juta yang diduga berkaitan dengan perkara penerimaan mahasiswa baru Unsoed.

Setelah ditetapkan sebagai tersangka, Akhmad Sodiq dan Norman Arie Prayogo langsung ditahan KPK. Keduanya ditahan bersama empat tersangka lainnya untuk kepentingan proses penyidikan.

KPK menyatakan penahanan dilakukan untuk 20 hari pertama. Penyidik selanjutnya akan mendalami aliran uang, pihak-pihak yang terlibat, serta mekanisme penerimaan uang dalam proses penerimaan mahasiswa baru di Unsoed.

Kasus ini menjadi perhatian karena menyangkut proses penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi negeri. Praktik meminta atau menerima uang dalam proses penerimaan mahasiswa dapat merusak prinsip transparansi dan keadilan dalam seleksi calon mahasiswa.

KPK masih terus mengembangkan perkara tersebut untuk mengungkap seluruh pihak yang diduga terlibat. Penyidik juga akan menelusuri aliran dana serta aset yang diduga diperoleh dari uang yang berkaitan dengan perkara.

Dengan ditetapkannya rektor dan wakil rektor sebagai tersangka, kasus ini kini memasuki tahap penyidikan. KPK memastikan proses hukum akan terus berjalan berdasarkan bukti-bukti yang telah dikumpulkan.

Kasus dugaan korupsi penerimaan mahasiswa baru Unsoed tersebut masih dalam proses hukum, sehingga seluruh pihak yang ditetapkan sebagai tersangka tetap memiliki hak untuk membela diri sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

  • Penulis: Fathma Aulia Puteri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Isu Krisis 1998 Kembali Muncul, Begini Kondisi Ekonomi Indonesia Saat Ini

    Isu Krisis 1998 Kembali Muncul, Begini Kondisi Ekonomi Indonesia Saat Ini

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • account_circle Fathma Aulia Puteri
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Jakartahitz.com, Jakarta – Munculnya berbagai kekhawatiran mengenai kondisi ekonomi Indonesia belakangan ini memunculkan pertanyaan di masyarakat, apakah Indonesia sedang menuju krisis seperti yang terjadi pada 1998. Pelemahan nilai tukar rupiah, tekanan terhadap pasar keuangan, hingga ketidakpastian ekonomi global menjadi sejumlah faktor yang memicu munculnya spekulasi tersebut. Mengutip dari Detikcom, sejumlah pejabat pemerintah menegaskan bahwa kondisi […]

  • Edukasi Kesejahteraan Hewan Lewat Pop Culture, Makna Talks Luncurkan Program ‘Pawerful Voices’

    Edukasi Kesejahteraan Hewan Lewat Pop Culture, Makna Talks Luncurkan Program ‘Pawerful Voices’

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • account_circle Alya Naura Maharani
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Jakartahitz.com, Jakarta — Platform kreatif asal Jakarta, Makna Talks, resmi meluncurkan program podcast terbaru bertajuk Pawerful Voices. Melalui program ini, Makna Talks berusaha mendobrak kebiasaan lama dan membawa isu kesejahteraan hewan ke dalam percakapan sehari-hari masyarakat. Selama ini, konten edukasi seputar hewan sering kali berhenti di permukaan atau sekadar menjadi hiburan visual. Pawerful Voices hadir untuk […]

  • Jajaran pemeran dan tim produksi film Sekawan Limo 2

    Sekawan Limo 2 Kombinasikan Humor, Horor, dan Refleksi Bangsa

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Naufal Nurfikri
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Jakartahitz.com, Jakarta – Setelah sukses meraih jutaan penonton lewat film pertamanya, Bayu Skak kembali menghadirkan Sekawan Limo 2: Gunung Klawih. Film yang tayang berdekatan dengan Hari Kebangkitan Nasional ini tidak hanya menyajikan komedi dan horor, tetapi juga membawa pesan sosial serta refleksi sejarah Indonesia. Dalam lanjutan film ini, karakter seperti Bagas dan Lenni diceritakan semakin dewasa […]

  • Teaser The Thomas Crown Affair Ungkap Misi Berani Michael B. Jordan

    Teaser The Thomas Crown Affair Ungkap Misi Berani Michael B. Jordan

    • calendar_month Sabtu, 1 Agt 2026
    • account_circle Muhammad Naufal Nurfikri
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Jakartahitz.com, Jakarta – Amazon MGM Studios resmi merilis teaser trailer The Thomas Crown Affair. Film ini menampilkan Michael B. Jordan sebagai Thomas Crown, sosok cerdas yang menyusun rencana perampokan dengan penuh strategi. Selain membintangi film tersebut, Jordan juga duduk di kursi sutradara dan produser. Dikutip dari Cinemags, teaser memperlihatkan Thomas Crown menjalankan aksi berisiko tinggi dengan […]

  • Mahasiswa Program Studi Bisnis Digital Cyber University, Kimi Nuno Marcello, yang berhasil diangkat menjadi karyawan tetap di perusahaan teknologi sebelum resmi lulus kuliah. (Dok. Cyber University)

    Raih Posisi Karyawan Tetap Sebelum Wisuda, Mahasiswa Cyber University Buktikan Keunggulan Program CLP 3+1

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle Alya Naura Maharani
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Jakartahitz.com, Jakarta – Mengamankan pekerjaan impian sebelum memakai toga wisuda bukan lagi sekadar mimpi. Kimi Nuno Marcello, mahasiswa semester enam Program Studi (Prodi) Bisnis Digital Cyber University, sukses membuktikan hal tersebut dengan resmi menyandang status karyawan tetap di Hi-Tech Smart Solutions Company. Perusahaan teknologi tersebut langsung mengangkat Kimi setelah ia menuntaskan program magang selama empat […]

  • Bukan Cuma Karena Viral, Ternyata Ini Alasan Matcha di Kalangan Anak Muda sangat digemari

    Bukan Cuma Karena Viral, Ternyata Ini Alasan Matcha di Kalangan Anak Muda sangat digemari

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle Ibna Clevardo Syarif
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Jakartahitz.com – Matcha di kalangan anak muda semakin populer dalam beberapa tahun terakhir. Banyak coffee shop, restoran, hingga gerai minuman menghadirkan berbagai menu berbahan dasar matcha untuk menarik perhatian pelanggan. Popularitas matcha di kalangan anak muda tidak hanya dipengaruhi oleh cita rasanya yang khas. Banyak orang juga menjadikan minuman ini sebagai bagian dari gaya hidup […]

expand_less