Breaking News
Beranda » Berita » Rektor Unsoed Jadi Tersangka KPK, Kasus Penerimaan Mahasiswa Baru Dibongkar

Rektor Unsoed Jadi Tersangka KPK, Kasus Penerimaan Mahasiswa Baru Dibongkar

  • account_circle Fathma Aulia Puteri
  • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakartahitz.com, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Akhmad Sodiq dan lima orang lainnya sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi terkait penerimaan mahasiswa baru. Penetapan tersebut dilakukan setelah KPK menggelar operasi tangkap tangan (OTT) terhadap sejumlah pihak di lingkungan Unsoed.

Dilansir dari CNN Indonesia, KPK menetapkan enam orang sebagai tersangka setelah melakukan pemeriksaan terhadap 14 orang yang diamankan dalam OTT pada Kamis (20/8/2026). Kasus tersebut berkaitan dengan dugaan pemerasan dan gratifikasi dalam proses penerimaan mahasiswa baru Unsoed.

Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein mengatakan penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik menemukan kecukupan alat bukti. Selain Akhmad Sodiq, tersangka lainnya adalah Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Unsoed Norman Arie Prayogo, Kepala Bagian Akademik berinisial ES, dua pihak swasta berinisial DMW dan AW, serta MYN yang merupakan keponakan Akhmad Sodiq.

“Berdasarkan kecukupan alat bukti dan sesuai dengan ketentuan Pasal 90 KUHAP baru tentang penetapan tersangka, KPK menetapkan enam orang tersangka,” ujar Achmad Taufik Husein dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.

Kasus tersebut bermula dari OTT KPK pada Kamis (20/8/2026). Dalam operasi tersebut, KPK mengamankan sejumlah pejabat Unsoed, termasuk Akhmad Sodiq dan dua wakil rektor. Akhmad Sodiq diamankan di Jakarta, sementara dua wakil rektor diamankan di wilayah Purwokerto.

KPK menyebut OTT dilakukan untuk mengusut dugaan penerimaan uang dalam proses penerimaan mahasiswa baru, termasuk melalui jalur mandiri. Dari operasi tersebut, penyidik turut mengamankan uang tunai yang kemudian menjadi salah satu barang bukti dalam perkara.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo sebelumnya menjelaskan bahwa penyidik menduga terdapat pihak perantara atau layering dalam penerimaan uang tersebut. Perantara diduga digunakan untuk menerima uang yang berkaitan dengan proses penerimaan mahasiswa baru.

Dalam perkembangannya, KPK mengungkap dugaan praktik tersebut tidak hanya berkaitan dengan satu jalur atau satu pihak. Penyidik menemukan adanya beberapa pola penerimaan uang yang diduga berkaitan dengan proses masuknya calon mahasiswa baru ke Unsoed.

Salah satu yang didalami adalah penerimaan mahasiswa baru Fakultas Kedokteran melalui jalur mandiri. KPK menduga terdapat permintaan uang kepada orang tua calon mahasiswa yang ingin masuk melalui jalur tersebut.

Selain itu, KPK juga menduga Akhmad Sodiq memberikan arahan kepada keponakannya, MYN alias Nono, selama proses penerimaan mahasiswa baru jalur mandiri pada 2025 dan 2026. Uang yang diterima kemudian diduga digunakan untuk membeli aset berupa tanah atas nama MYN.

KPK menyebut MYN menerima uang hingga sekitar Rp680 juta dari sejumlah pihak selama periode tersebut. Penyidik menduga uang tersebut digunakan untuk membeli tiga bidang tanah atas perintah Akhmad Sodiq.

Di sisi lain, Kepala Bagian Akademik Unsoed berinisial ES juga diduga memiliki peran dalam perkara tersebut. KPK menduga ES berkomunikasi dengan pihak yang mengumpulkan uang dari calon mahasiswa baru dan kemudian memberikan persetujuan terhadap calon mahasiswa yang telah menyerahkan uang.

Dari hasil OTT dan penyidikan awal, KPK turut mengamankan uang tunai sekitar Rp650 juta serta saldo rekening sekitar Rp99 juta yang diduga berkaitan dengan perkara penerimaan mahasiswa baru Unsoed.

Setelah ditetapkan sebagai tersangka, Akhmad Sodiq dan Norman Arie Prayogo langsung ditahan KPK. Keduanya ditahan bersama empat tersangka lainnya untuk kepentingan proses penyidikan.

KPK menyatakan penahanan dilakukan untuk 20 hari pertama. Penyidik selanjutnya akan mendalami aliran uang, pihak-pihak yang terlibat, serta mekanisme penerimaan uang dalam proses penerimaan mahasiswa baru di Unsoed.

Kasus ini menjadi perhatian karena menyangkut proses penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi negeri. Praktik meminta atau menerima uang dalam proses penerimaan mahasiswa dapat merusak prinsip transparansi dan keadilan dalam seleksi calon mahasiswa.

KPK masih terus mengembangkan perkara tersebut untuk mengungkap seluruh pihak yang diduga terlibat. Penyidik juga akan menelusuri aliran dana serta aset yang diduga diperoleh dari uang yang berkaitan dengan perkara.

Dengan ditetapkannya rektor dan wakil rektor sebagai tersangka, kasus ini kini memasuki tahap penyidikan. KPK memastikan proses hukum akan terus berjalan berdasarkan bukti-bukti yang telah dikumpulkan.

Kasus dugaan korupsi penerimaan mahasiswa baru Unsoed tersebut masih dalam proses hukum, sehingga seluruh pihak yang ditetapkan sebagai tersangka tetap memiliki hak untuk membela diri sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

  • Penulis: Fathma Aulia Puteri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Takashi Yamazaki dan Ridley Scott Kolaborasi di Film Sci-Fi Nue

    Takashi Yamazaki dan Ridley Scott Kolaborasi di Film Sci-Fi Nue

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle Muhammad Naufal Nurfikri
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Jakartahitz.com, Jakarta – Takashi Yamazaki kembali menyiapkan proyek film baru setelah meraih kesuksesan melalui Godzilla Minus One. Kali ini, sineas asal Jepang tersebut berkolaborasi dengan Ridley Scott untuk mengembangkan film fiksi ilmiah orisinal berjudul Nue. Dilansir dari Cinemags, Takashi Yamazaki akan menulis sekaligus menyutradarai Nue. Sementara itu, Ridley Scott mengambil peran sebagai produser melalui Scott Free […]

  • Harga Emas Antam Naik Rp20 Ribu, Tembus Rp2,709 Juta per Gram

    Harga Emas Antam Naik Rp20 Ribu, Tembus Rp2,709 Juta per Gram

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Fathma Aulia Puteri
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Jakartahitz.com, Jakarta – Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mengalami kenaikan pada perdagangan Jumat (12/6). Harga emas tercatat naik Rp20 ribu per gram dibandingkan hari sebelumnya. Mengutip dari CNN Indonesia, Jumat (12/6), harga emas Antam kini berada di level Rp2,709 juta per gram, naik dari posisi sebelumnya yang sebesar Rp2,689 juta per […]

  • Karakter Donkey dari Shrek Siap Tampil dalam Film Solo pada 2028

    Karakter Donkey dari Shrek Siap Tampil dalam Film Solo pada 2028

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Muhammad Naufal Nurfikri
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Jakartahitz.com, Jakarta – DreamWorks Animation resmi mengembangkan film solo Donkey, karakter ikonik dari franchise Shrek. Studio tersebut menjadwalkan film spin-off itu tayang di bioskop pada 30 Juni 2028, tepat satu tahun setelah perilisan Shrek 5. Dilansir dari Cinemags, Eddie Murphy kembali mengisi suara Donkey dalam proyek terbaru tersebut. Film ini akan mengangkat kisah asal-usul karakter Donkey […]

  • Naura Ayu Siapkan Live Showcase Album Cerita Penuh Cahaya di TIM Agustus Mendatang

    Naura Ayu Siapkan Live Showcase Album Cerita Penuh Cahaya di TIM Agustus Mendatang

    • calendar_month Minggu, 28 Jun 2026
    • account_circle Fathma Aulia Puteri
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Jakartahitz.com, Jakarta – Penyanyi muda Naura Ayu akan menghadirkan pengalaman bermusik yang berbeda melalui Cerita Penuh Cahaya Live Showcase, sebuah pertunjukan semi musikal untuk merayakan album terbarunya, Cerita Penuh Cahaya. Acara tersebut dijadwalkan berlangsung pada 15 Agustus 2026 di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat. Dilansir dari detik, Naura memilih konsep pertunjukan semi […]

  • BPS Jelaskan Kenapa Angka Kemiskinan RI Berbeda dengan Bank Dunia

    BPS Jelaskan Kenapa Angka Kemiskinan RI Berbeda dengan Bank Dunia

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • account_circle Fathma Aulia Puteri
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Jakartahitz.com, Jakarta – Angka kemiskinan Indonesia yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) berbeda cukup jauh dengan perhitungan Bank Dunia. BPS menegaskan perbedaan tersebut terjadi karena keduanya menggunakan standar dan tujuan pengukuran yang tidak sama. Dilansir dari Kompas.com, Bank Dunia dalam Macro Poverty Outlook edisi April 2026 memperkirakan sebanyak 64,2 persen penduduk Indonesia berada di bawah garis […]

  • Tim PKM-PM EcoWorth

    Tim PKM-PM EcoWorth Universitas Nusa Mandiri Selesaikan Tahap Evaluasi PKP2 2026

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Jakartahitz.com, Jakarta — Tim Program Kreativitas Mahasiswa bidang Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-PM) EcoWorth dari Universitas Nusa Mandiri (UNM) sukses melaksanakan Penilaian Kemajuan Pelaksanaan (PKP2) pada Senin (14/9). Tahapan evaluasi nasional ini diikuti guna memaparkan perkembangan program, capaian luaran, serta keberlanjutan inovasi di masyarakat. Dalam pemaparannya, tim yang dipimpin oleh Nazwa Syifa Fitriani menjelaskan proses implementasi […]

expand_less