Pagelaran Sabang Merauke 2026: Libatkan Generasi Muda dalam Ruang Kreatif Budaya
- account_circle Redaksi
- calendar_month Senin, 4 Mei 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakartahitz.com, Jakarta – iForte kembali menyelenggarakan rangkaian kegiatan “Pagelaran Sabang Merauke – Hanya Indonesia Yang Punya” pada tahun 2026. Inisiatif ini fokus memperluas keterlibatan generasi muda dalam ruang kreatif berbasis budaya melalui kompetisi tari, audisi penari, hingga parade publik.
Rangkaian acara ini memuncak dalam kegiatan Road to Pagelaran Sabang Merauke yang berlangsung pada 25-26 April 2026 di Grand Indonesia, Jakarta. Penyelenggara menghadirkan tiga agenda utama, yakni final kompetisi tari nasional, final audisi penari, dan Parade Inspirasi Diri.
President Director & CEO iForte, Aming Santoso, menjelaskan bahwa tingginya minat generasi muda terhadap budaya perlu difasilitasi dengan wadah yang tepat. Ia menekankan pentingnya mendorong rasa memiliki terhadap kekayaan nusantara sejak dini.
“Kami ingin mendorong masyarakat, khususnya generasi muda, agar semakin mengenal, mencintai, dan merasa memiliki budaya Indonesia,” ujar Aming dalam konferensi pers di Grand Indonesia, Jumat (25/4) lalu.
Apresiasi senada juga datang dari Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Irene Umar. Ia menilai konsistensi pagelaran ini sangat menyentuh karena mampu menampilkan semangat kebangsaan yang kuat melalui seni pertunjukan.
Kompetisi Tari Nasional “Inspirasi Diri”

Tahun ini, kompetisi tari bertajuk “Inspirasi Diri” diikuti oleh 710 grup tari dari 227 kota dan kabupaten di seluruh Indonesia. Peserta yang terdiri dari pelajar dan mahasiswa ini ditantang untuk menerjemahkan lagu tema menjadi ratusan bentuk ekspresi gerak yang beragam.
Grand Final kompetisi ini menghadirkan 30 grup terbaik yang telah dikurasi dari 13 kota besar di Indonesia. Jajaran juri yang terlibat pun datang dari berbagai latar belakang seni, mulai dari Cinta Laura Kiehl hingga koreografer kenamaan seperti Dian Bokir dan Pulung Jati.
Executive Producer Pagelaran Sabang Merauke, Silvi Liswanda, menyebut lagu “Inspirasi Diri” menjadi titik temu para pelaku seni. “Lagu ini diinterpretasikan secara luar biasa melalui tarian bertema Nusantara, sehingga menjadikannya terasa semakin hidup,” jelas Silvi.
Audisi Penari dan Parade Ruang Publik

Selain kompetisi grup, program “The Audition” juga berhasil menjaring 676 penari individu berbakat dari berbagai daerah. Dari proses kurasi yang ketat, terpilih 27 penari yang akan menjalani pelatihan intensif selama tiga bulan di Yogyakarta sebelum tampil dalam produksi utama.
Sutradara Pagelaran Sabang Merauke, Rusmedie Agus, menekankan bahwa proses seleksi tidak hanya fokus pada teknis tari. “Kami juga melihat pemahaman musik dan cara peserta menyampaikan pesan di atas panggung agar siap memberikan performa terbaik,” katanya.
Kemeriahan acara berlanjut pada Minggu (26/4) melalui Parade Inspirasi Diri di area Car Free Day Jakarta. Parade ini melibatkan ratusan penari serta kolaborasi lintas seni dari Jakarta Concert Orchestra hingga Jember Fashion Carnaval.
Penyanyi Yura Yunita yang membawakan lagu tema menilai musik adalah pintu masuk yang paling natural bagi generasi muda untuk mengenal budaya. Menurutnya, pendekatan melalui pengalaman langsung membuat koneksi budaya terbentuk secara lebih organik.
Rangkaian kegiatan ini ditutup dengan semangat kebersamaan melalui penampilan kolaboratif para seniman. Langkah ini diharapkan terus menghidupkan ekosistem kreatif sekaligus menjaga api pelestarian budaya Indonesia tetap menyala di tangan generasi baru.
- Penulis: Redaksi


Saat ini belum ada komentar