Breaking News
Beranda » Berita » Polda Metro Bongkar Sindikat Uang Palsu Rp36 Miliar di Tangsel, Ini Peran 4 Tersangka

Polda Metro Bongkar Sindikat Uang Palsu Rp36 Miliar di Tangsel, Ini Peran 4 Tersangka

  • account_circle Fathma Aulia Puteri
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Polda Metro Jaya membongkar sindikat produksi uang palsu di kawasan Gudang Industri Taman Tekno BSD, Tangerang Selatan (Tangsel). Dari penggerebekan tersebut, polisi mengamankan empat tersangka dengan peran berbeda serta menemukan uang palsu pecahan Rp100 ribu yang jika dikonversikan mencapai sekitar Rp36 miliar.

Dilansir dari detikNews, Sabtu (22/8), penggerebekan dilakukan sekitar pukul 22.00 WIB pada Jumat (21/8). Empat tersangka yang diamankan masing-masing berinisial S, NC, D, dan AB.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Kombes Victor Dean Mackbon, mengatakan pengungkapan tersebut bermula dari penemuan uang yang menyerupai uang asli pecahan Rp100 ribu sebanyak 360 ribu lembar.

“Sejumlah 360 ribu lembar atau bisa dikonversikan sejumlah Rp36 miliar,” kata Victor saat memberikan keterangan kepada wartawan di Tangerang Selatan.

Dalam pengungkapan tersebut, tiga tersangka yang diamankan di lokasi, yakni N, S, dan D, diketahui memiliki peran sebagai pihak yang memproduksi uang palsu. Ketiganya diduga menjalankan proses pencetakan uang tersebut di area pergudangan yang digunakan secara tertutup.

Sementara itu, polisi kemudian mengembangkan kasus berdasarkan keterangan tiga tersangka tersebut hingga berhasil menangkap AB di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara. AB diduga memiliki peran berbeda, yakni memberikan pesanan atau order uang palsu kepada kelompok yang melakukan produksi.

“Kita bisa kembangkan kepada satu orang, itu di daerah PIK, satu orang ini sebagai perannya yang memberikan order atas inisial AB,” ujar Victor.

Polisi juga menemukan fakta bahwa S dan D merupakan residivis dalam kasus yang sama. Keduanya sebelumnya pernah tersangkut perkara terkait pemalsuan uang.

Dari hasil penyidikan sementara, polisi menduga uang palsu yang diproduksi tersebut belum berhenti pada proses pencetakan. Para tersangka juga telah menyiapkan jaringan untuk mengedarkan uang palsu yang mereka produksi.

Victor menjelaskan terdapat dua pola distribusi yang diduga disiapkan oleh kelompok tersebut. Pihak yang memberikan modal atau perintah memiliki tempat dan jaringan sendiri untuk mengedarkan uang palsu. Sementara kelompok yang bertugas memproduksi juga memiliki jaringan distribusi tersendiri.

“Jadi tidak hasil dari 360 ribu lembar ini diarahkan kepada satu sumber, tetapi kepada dua sumber nantinya,” jelas Victor.

Menurut polisi, para tersangka menjalankan aktivitasnya secara tertutup di area pergudangan tersebut. Mereka disebut jarang meninggalkan lokasi dan tinggal di dalam area gudang.

Kondisi tersebut menjadi salah satu hal yang membuat aktivitas mereka tidak mudah terdeteksi. Area pergudangan yang cukup luas juga membuat lokasi produksi berada jauh dari aktivitas masyarakat di luar kawasan tersebut.

Dalam penggerebekan itu, polisi tidak hanya menemukan lembaran uang palsu. Sejumlah peralatan produksi dan percetakan turut diamankan sebagai barang bukti.

Peralatan tersebut antara lain mesin offset, printer berkualitas tinggi, alat pressing untuk benang pengaman, serta berbagai perlengkapan dan tinta yang digunakan dalam proses pembuatan uang palsu.

Polisi menyebut hasil cetakan uang palsu tersebut memiliki kualitas yang tergolong grade A. Uang tersebut bahkan dilengkapi sejumlah unsur yang menyerupai karakteristik uang rupiah asli.

“Ini adalah kualitas grade A. Di mana ada nomor seri, kemudian ada benang pengaman, dan juga ada hologram, dan juga ada simbol negara di situ,” kata Victor.

Temuan tersebut menjadi perhatian karena uang palsu yang diproduksi bukan sekadar memiliki tampilan menyerupai uang asli. Para pelaku juga berupaya membuatnya memiliki sejumlah elemen pengaman sehingga terlihat semakin meyakinkan.

Meski demikian, polisi memastikan uang palsu senilai sekitar Rp36 miliar tersebut belum beredar di masyarakat. Polisi kini masih mendalami jaringan distribusi yang telah disiapkan para tersangka serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.

Pengungkapan ini juga menjadi bagian dari upaya kepolisian mencegah peredaran uang palsu yang dapat merugikan masyarakat maupun mengganggu sistem keuangan.

Keempat tersangka kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum. Polisi masih melakukan pendalaman terhadap aliran produksi, sumber modal, jaringan pemesan, hingga rencana distribusi uang palsu tersebut.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 374 dan/atau Pasal 375 juncto Pasal 20 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, serta Pasal 36 dan/atau Pasal 37 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang.

Atas sangkaan tersebut, para tersangka terancam pidana hingga 15 tahun penjara.

Polda Metro Jaya masih terus mengembangkan perkara tersebut untuk memastikan seluruh jaringan sindikat dapat diungkap. Polisi juga akan menelusuri siapa saja pihak yang diduga memesan, membiayai, maupun berencana mengedarkan uang palsu hasil produksi kelompok tersebut.

Pengungkapan ini menjadi peringatan bahwa produksi dan peredaran uang palsu tidak hanya melibatkan proses pencetakan, tetapi juga dapat memiliki jaringan pemesan dan distribusi yang terorganisasi. Karena itu, kepolisian masih mendalami seluruh mata rantai sindikat tersebut.

  • Penulis: Fathma Aulia Puteri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Localfest 2026 Siap Digelar di GBK, Simak Jadwal Open Gate dan Penukaran Tiket

    Localfest 2026 Siap Digelar di GBK, Simak Jadwal Open Gate dan Penukaran Tiket

    • calendar_month Sabtu, 27 Jun 2026
    • account_circle Fathma Aulia Puteri
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Jakartahitz.com, Jakarta – Festival musik dan gaya hidup Localfest 2026 siap kembali digelar di Stadion Baseball Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, pada 27–28 Juni 2026. Selain menghadirkan deretan musisi Tanah Air, penyelenggara juga telah merilis informasi mengenai jadwal open gate, rundown acara, hingga mekanisme penukaran tiket. Dilansir dari Tirto, Localfest 2026 akan menghadirkan tiga panggung […]

  • cover

    Cloud Storage Penuh? Begini Cara Mengosongkan Google Drive Tanpa Menghapus File Penting

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle Ibna Clevardo Syarif
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Jakartahitz.com – Cara mengosongkan Google Drive sering dicari ketika ruang penyimpanan mulai penuh. Kondisi tersebut membuat pengguna kesulitan menyimpan dokumen, mengunggah foto, atau menerima file baru melalui Gmail. Padahal, Anda tidak perlu menghapus semua file untuk mendapatkan ruang penyimpanan yang lebih lega. Banyak orang mengira satu-satunya cara adalah menghapus dokumen penting. Padahal, Google Drive menyediakan […]

  • Dosen dan Mahasiswa UBSI Wakili Indonesia dalam Global Youth Congress 2026 di Thailand

    Dosen dan Mahasiswa UBSI Wakili Indonesia dalam Global Youth Congress 2026 di Thailand

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Alya Naura Maharani
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Jakartahitz.com, Jakarta – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI), yang dikenal luas sebagai Kampus Digital Kreatif, kembali menunjukkan taringnya di kancah internasional. UBSI resmi mengirimkan delegasinya untuk mewakili Indonesia dalam ajang bergengsi Global Youth Congress (GYC) 2026 yang akan diselenggarakan di Bangkok, Thailand, selama 3 hari pada Kamis sampai Sabtu, 2-4 Juli 2026 mendatang. Delegasi UBSI […]

  • Sutradara Avengers: Doomsday Garap Versi Baru Free Willy

    Sutradara Avengers: Doomsday Garap Versi Baru Free Willy

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle Muhammad Naufal Nurfikri
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Jakartahitz.com, Jakarta – Warner Bros kembali menghidupkan salah satu film keluarga paling populer era 1990-an. Studio tersebut menggandeng Anthony dan Joe Russo untuk mengembangkan remake Free Willy. Duo sineas itu dikenal luas lewat proyek Marvel, termasuk Avengers: Doomsday. Proyek baru ini masih berada pada tahap awal pengembangan. Dilansir dari Cinemags, rumah produksi AGBO Films milik Anthony […]

  • Teach You a Lesson Season 2 Berpeluang Hadir, Kim Mu Yeol Bocorkan Ide Cerita

    Teach You a Lesson Season 2 Berpeluang Hadir, Kim Mu Yeol Bocorkan Ide Cerita

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle Fathma Aulia Puteri
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Jakartahitz.com, Jakarta – Harapan penggemar terhadap kelanjutan drama Korea Teach You a Lesson semakin menguat. Kim Mu Yeol bersama jajaran pemain dan sutradara mengungkap sejumlah gagasan yang bisa diwujudkan apabila serial produksi Netflix tersebut berlanjut ke musim kedua. Dilansir dari CNN Indonesia, Kim Mu Yeol, Jin Ki-joo, P.O, daTeach You a Lesson Season 2n sutradara […]

  • Jokowi Duduk Sejajar dengan Prabowo-Gibran, Ada Apa? Ini Penjelasan Istana

    Jokowi Duduk Sejajar dengan Prabowo-Gibran, Ada Apa? Ini Penjelasan Istana

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle Fathma Aulia Puteri
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Jakartahitz.com, Jakarta – Posisi duduk Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang terlihat sejajar dengan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka saat perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka menjadi sorotan publik. Istana kemudian memberikan penjelasan mengenai pengaturan posisi tersebut. Dilansir dari Kompas.com, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa posisi […]

expand_less