Mahasiswa Sains Data Universitas Nusa Mandiri Jadi Publicity Volunteer IEEE YESIST12 Grand Finale 2026
- account_circle Redaksi
- calendar_month 58 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakartahitz.com, Jakarta – Kesempatan berkiprah di panggung internasional berhasil diraih Muhammad Fasha Alghazali, mahasiswa semester 2 Program Studi Sains Data Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis. Mahasiswa yang akrab disapa Al itu resmi terpilih sebagai Publicity Volunteer – Host Committee pada IEEE YESIST12 (Youth Endeavours for Social Innovation using Sustainable Technology) Grand Finale 2026 yang akan digelar pada 2–3 Oktober 2026 di BSI Convention Center.
Bagi Al, keterlibatan dalam ajang internasional tersebut menjadi kesempatan emas untuk memperluas wawasan, membangun jejaring global, sekaligus mengembangkan kompetensi di luar ruang kelas. Selain mendalami bidang analisis data, visualisasi data, dan machine learning, Al juga memiliki ketertarikan pada dunia fotografi dan videografi, yang kini menjadi nilai tambah dalam perannya sebagai anggota tim publikasi.
Mahasiswa Sains Data Universitas Nusa Mandiri Jadi Publicity Volunteer
IEEE YESIST12 merupakan platform inovasi internasional yang mempertemukan mahasiswa, pelajar, peneliti, startup, dan profesional muda dari berbagai negara untuk menghadirkan solusi berbasis teknologi yang mendukung pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Ajang ini menjadi ruang kolaborasi global bagi generasi muda untuk bertukar gagasan, membangun jejaring profesional, dan melahirkan inovasi yang berdampak bagi masyarakat.
Sebagai bagian dari Publicity Team, Al akan bertanggung jawab mendukung publikasi, dokumentasi, serta komunikasi kegiatan selama penyelenggaraan IEEE YESIST12.
Kemampuan fotografi dan videografi yang dimilikinya akan dimanfaatkan untuk mendokumentasikan berbagai momen penting sekaligus memperkuat penyebaran informasi kepada peserta dan publik internasional.
Menurut Al, pengalaman menjadi volunteer dalam event internasional memberikan tantangan sekaligus kesempatan belajar yang tidak diperoleh di ruang kuliah.
“Saya melihat IEEE YESIST12 sebagai kesempatan untuk belajar langsung dari penyelenggaraan event internasional sekaligus bertemu dengan mahasiswa, akademisi, dan profesional dari berbagai negara. Pengalaman ini akan memperluas wawasan, meningkatkan kemampuan komunikasi, serta menjadi bekal penting bagi pengembangan diri dan karier saya di masa depan,” ungkap Al.
Ia juga menilai keterlibatannya dalam IEEE YESIST12 selaras dengan bidang yang sedang dipelajarinya di Program Studi Sains Data, yakni bagaimana teknologi dan data dimanfaatkan untuk menghasilkan solusi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Ketua Program Studi Sains Data Universitas Nusa Mandiri, Tati Mardiana, mengapresiasi semangat Al dalam mengembangkan kompetensi multidisiplin melalui keterlibatannya pada ajang internasional tersebut.
“Keterlibatan Al sebagai Publicity Volunteer menunjukkan bahwa mahasiswa tidak hanya dituntut unggul dalam kemampuan akademik dan teknis, tetapi juga mampu mengomunikasikan informasi secara efektif kepada berbagai audiens. Pengalaman ini menjadi sarana untuk mengembangkan kreativitas, komunikasi digital, kolaborasi, serta kepemimpinan dalam lingkungan internasional,” jelasnya dalam rilis yang diterima, pada Jumat (3/7).
Ia menambahkan, minat Al terhadap fotografi dan videografi memiliki keterkaitan erat dengan perkembangan ilmu sains data, khususnya dalam pemanfaatan data citra (image data).
“Fotografi dan videografi menghasilkan data visual yang saat ini menjadi salah satu sumber data penting dalam sains data. Data citra dapat diolah menggunakan teknologi Artificial Intelligence, computer vision, hingga machine learning untuk menghasilkan berbagai solusi inovatif. Pengalaman Al di bidang dokumentasi visual akan menjadi nilai tambah dalam memahami pemanfaatan data citra pada berbagai teknologi modern,” katanya.
Sebagai Kampus Digital Bisnis, Universitas Nusa Mandiri terus mendorong mahasiswa untuk aktif mengikuti berbagai kegiatan nasional maupun internasional sebagai bagian dari penguatan kompetensi global. Menurut Tati, pengalaman di luar kampus seperti IEEE YESIST12 menjadi bekal penting bagi mahasiswa untuk membangun jejaring profesional, meningkatkan kemampuan beradaptasi, serta memperkaya pengalaman lintas budaya.
“Kami berharap pengalaman ini mampu memperluas wawasan mahasiswa, memperkuat jejaring internasional, sekaligus memotivasi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi akademik maupun nonakademik. Dunia kerja saat ini membutuhkan talenta yang tidak hanya cerdas secara teknis, tetapi juga memiliki pengalaman global dan kemampuan berkolaborasi lintas budaya,” tandasnya.
Partisipasi Muhammad Fasha Alghazali dalam IEEE YESIST12 Grand Finale 2026 menjadi bukti bahwa mahasiswa Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis terus menunjukkan daya saing di tingkat internasional. Melalui pengalaman global seperti ini, UNM semakin memperkuat komitmennya dalam mencetak lulusan yang adaptif, inovatif, dan siap menghadapi tantangan industri digital di era globalisasi.
- Penulis: Redaksi


Saat ini belum ada komentar