Cyber University Ajak Generasi Muda Tekuni Dunia IT Melalui Open House
- account_circle Redaksi
- calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakartahitz.com, Jakarta – Program Studi (Prodi) Sistem dan Teknologi Informasi (STI) Cyber University (Universitas Siber Indonesia) sukses menggelar Open House bertajuk “From Zero to Tech Pro: Start Your IT Journey at Cyber University”, Kamis (30/4) secara online. Acara yang disiarkan secara langsung melalui platform TikTok ini bertujuan mendorong generasi muda agar berani memulai karier di bidang teknologi informasi meski dari nol.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 13.30 hingga 15.30 WIB ini menghadirkan narasumber utama, Neneng Rachmalia Feta, S.Kom., M.Kom, selaku Ketua Prodi Sistem dan Teknologi Informasi Cyber University. Selain itu, hadir pula mahasiswi Ri Tribanowati yang berbagi pengalaman belajarnya di dunia digital.
Feta dalam pemaparannya menekankan bahwa transformasi digital kini telah merambah berbagai sektor, mulai dari perbankan hingga pemerintahan. Hal ini memicu lonjakan kebutuhan akan talenta IT yang kompeten di Indonesia.
Menurut Neneng, banyak persepsi keliru yang menganggap dunia teknologi hanya bisa dimasuki oleh orang-orang dengan kemampuan luar biasa sejak lahir. Ia ingin mematahkan stigma tersebut di hadapan para peserta.
“IT bukan hanya untuk ‘anak jenius’. Semua orang bisa mulai dari nol. Yang terpenting adalah kemauan belajar, konsistensi, dan keberanian untuk mencoba,” ujar Feta saat mengisi sesi materi.
Ia menambahkan bahwa kemampuan teknologi kini menjadi keterampilan fundamental di masa depan. Pasalnya, hampir seluruh lini pekerjaan saat ini sangat bergantung pada sistem digital dan pengolahan data yang efisien.
Dalam acara tersebut, peserta diperkenalkan dengan konsep perjalanan belajar From Zero to Tech Pro. Tahapan ini dimulai dari pengenalan logika dan algoritma dasar hingga pengembangan proyek profesional dan sertifikasi industri.
Sementara itu, Ri Tribanowati, narasumber dari mahasiswa, turut menceritakan awal perjalanannya yang sempat diwarnai keraguan. Ia mengaku awalnya merasa tidak percaya diri karena tidak memiliki latar belakang teknis yang kuat.
“Awalnya saya juga merasa ragu, tapi seiring belajar dan praktik, saya mulai memahami bahwa IT adalah keahlian yang bisa dipelajari oleh siapa saja,” ungkap Ri di hadapan pemirsa siaran langsung tersebut.
Diskusi berlangsung aktif dengan banyaknya pertanyaan peserta seputar kesulitan belajar coding hingga prospek kerja di masa depan. Cyber University sebagai kampus pencetak pemimpin digital masa depan (Shaping Future Digital Leaders) sendiri, memfokuskan kurikulum yang sangat relevan dengan kebutuhan industri.
Melalui kegiatan ini, Feta berharap dapat membangun pola pikir baru bahwa siapa pun bisa berkembang di bidang teknologi selama memiliki kemauan untuk terus berproses.
Sebagai penutup, Feta memberikan pesan inspiratif bagi para calon mahasiswa yang masih ragu memulai langkah. Ia mengingatkan bahwa kebutuhan dunia akan talenta digital tidak bisa menunggu lebih lama lagi.
“Dunia membutuhkan talenta digital. Pertanyaannya bukan apakah kamu bisa, tetapi kapan kamu mulai. Perjalanan menjadi profesional dimulai dari satu langkah berani, yaitu memulai,” pungkasnya.
- Penulis: Redaksi


Saat ini belum ada komentar