Harga Emas Antam Turun Tipis ke Rp2,633 Juta per Gram, Buyback Ikut Melemah
- account_circle Fathma Aulia Puteri
- calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Harga emas Antam tercatat naik Rp20 ribu menjadi Rp2,709 juta per gram pada perdagangan Jumat (12/6). (Foto: CNN Indonesia/Safir Makki)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakartahitz.com, Jakarta – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mengalami penurunan pada perdagangan Kamis (16/7/2026). Berdasarkan pembaruan harga dari Logam Mulia, emas Antam turun Rp2.000 menjadi Rp2.633.000 per gram, setelah sehari sebelumnya berada di level Rp2.635.000 per gram.
Selain harga jual, nilai buyback atau harga pembelian kembali emas Antam juga ikut terkoreksi sebesar Rp2.000. Kini, harga buyback berada di angka Rp2.380.000 per gram. Penurunan tersebut menjadi perhatian pelaku pasar dan investor yang terus memantau pergerakan harga logam mulia sebagai salah satu instrumen investasi jangka panjang.
Meski mengalami pelemahan tipis, emas masih menjadi salah satu aset yang banyak diminati masyarakat sebagai safe haven atau instrumen lindung nilai, terutama di tengah dinamika ekonomi global dan fluktuasi pasar keuangan. Perubahan harga emas juga dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti pergerakan harga emas dunia, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, hingga sentimen pasar internasional.
Logam Mulia mengingatkan bahwa harga emas dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan pasar. Oleh karena itu, masyarakat yang berencana membeli maupun menjual emas disarankan untuk selalu memantau pembaruan harga melalui kanal resmi sebelum melakukan transaksi.
Dalam transaksi buyback, penjualan emas dengan nilai di atas Rp10 juta dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5 persen bagi pemegang NPWP dan 3 persen bagi yang tidak memiliki NPWP. Sementara itu, pembelian emas batangan juga dikenakan ketentuan perpajakan sesuai regulasi yang berlaku.
Di sisi lain, pergerakan harga emas pada produk lain menunjukkan tren yang berbeda. Emas UBS di Pegadaian tercatat mengalami kenaikan, sedangkan harga emas Galeri24 relatif stabil. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pergerakan harga logam mulia dapat berbeda pada masing-masing produsen dan distributor.
Pelaku investasi diimbau untuk tidak hanya memperhatikan perubahan harga harian, tetapi juga mempertimbangkan tujuan investasi jangka panjang serta kondisi pasar secara keseluruhan sebelum mengambil keputusan transaksi.
- Penulis: Fathma Aulia Puteri


Saat ini belum ada komentar