Mahasiswi Magister UNM Kembangkan Website Wakaf Berbasis Blockchain, Dorong Transparansi Pengelolaan Wakaf
- account_circle Redaksi
- calendar_month 1 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakartahitz.com, Jakarta – Komitmen Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis dalam mendorong inovasi berbasis teknologi kembali dibuktikan melalui karya mahasiswa Program Studi Informatika Program Magister, Fakultas Teknologi Informasi. Salah satu inovasi terbaru hadir dalam bentuk Website Wakaf Berbasis Blockchain, sebuah platform digital yang dirancang untuk meningkatkan transparansi, keamanan, dan akuntabilitas pengelolaan wakaf di Indonesia.
Inovasi tersebut dikembangkan oleh Rahma Nadiya sebagai implementasi pemanfaatan teknologi blockchain pada sektor filantropi Islam. Aplikasi ini memungkinkan setiap transaksi wakaf tercatat secara permanen pada jaringan blockchain sehingga dapat ditelusuri dan diaudit kapan saja tanpa risiko manipulasi data.
Mahasiswi Magister UNM Kembangkan Website Wakaf Berbasis Blockchain
Rahma menjelaskan bahwa blockchain dipilih karena mampu menjawab tantangan utama dalam pengelolaan wakaf, yakni aspek transparansi dan kepercayaan publik.
“Kami ingin menghadirkan sistem yang mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan wakaf. Dengan teknologi blockchain, setiap transaksi tercatat secara permanen, tidak dapat diubah maupun dihapus, sehingga proses pengelolaan menjadi lebih transparan, aman, dan akuntabel. Harapannya, inovasi ini dapat mendukung transformasi digital pengelolaan wakaf di Indonesia,” ujar Rahma.
Selain menghadirkan pencatatan transaksi yang transparan, aplikasi ini juga mengedepankan keamanan data melalui teknologi blockchain yang menjamin integritas setiap informasi. Seluruh data tersimpan secara immutable, sehingga riwayat transaksi dapat diverifikasi kapan pun tanpa mengurangi validitas data.
Menariknya, website tersebut juga dirancang dengan arsitektur yang memiliki potensi untuk diintegrasikan dengan sistem Kementerian Agama Republik Indonesia. Konsep ini membuka peluang terwujudnya pengelolaan data wakaf nasional yang lebih terintegrasi, efisien, dan terdokumentasi secara digital.
Sementara itu, Sekretaris Program Studi Informatika Program Magister Universitas Nusa Mandiri, Dr. Eni Heni Hermaliani, menilai karya tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa tidak hanya memahami konsep teknologi mutakhir, tetapi juga mampu mengimplementasikannya untuk menjawab kebutuhan nyata masyarakat.
“Sebagai Kampus Digital Bisnis, Universitas Nusa Mandiri terus mendorong mahasiswa menghasilkan inovasi yang berdampak bagi masyarakat. Website Wakaf Berbasis Blockchain ini menjadi contoh bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas layanan publik, sekaligus mendukung percepatan transformasi digital di sektor filantropi Islam,” ungkapnya dalam rilis yang diterima, pada Rabu (1/7).
Menurutnya, pengembangan aplikasi tersebut juga mencerminkan komitmen Program Studi Informatika Program Magister dalam menghasilkan lulusan yang mampu mengintegrasikan hasil riset dengan kebutuhan industri maupun masyarakat.
Melalui berbagai karya inovatif mahasiswa, Program Studi Informatika Program Magister Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis terus mendorong pengembangan riset dan implementasi teknologi mutakhir, seperti blockchain, Artificial Intelligence (AI), Data Science, dan Internet of Things (IoT) sebagai kontribusi nyata terhadap transformasi digital di berbagai sektor.
“Inovasi Website Wakaf Berbasis Blockchain diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus menghadirkan solusi digital yang adaptif, inovatif, dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat sekaligus memperkuat ekosistem teknologi digital di Indonesia,” tandasnya.
- Penulis: Redaksi


Saat ini belum ada komentar