verenathania Rilis “What Are We Now?” tentang Pengalaman Ghosting nya
- account_circle Redaksi
- calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakartahitz.com, Jakarta – Solois muda verenathania resmi merilis single terbaru berjudul “What Are We Now?” di berbagai platform musik digital, Senin (19/5) lalu. Lagu berbahasa Inggris ini menjadi rilisan kedua verenathania pada tahun 2026 setelah sebelumnya merilis “Closer” bersama Dirga Tertadana pada Januari lalu.
“What Are We Now?” mengangkat tema kehilangan komunikasi dalam hubungan yang sedang berada di masa pendekatan. Lagu tersebut lahir dari pengalaman pribadi verenathania saat dirinya mengalami ghosting secara tiba-tiba.
“Ide lagu ini tuh muncul pas aku lagi deket sama seseorang, tapi tiba-tiba dia ghosting aku tanpa ngasih tanda-tanda apapun. Jadi hilang gitu aja,” ujar verenathania, dalam keterangan rilis, Kamis (21/5).
Nuansa melankolis terasa kuat melalui lirik yang ditulis lugas dan emosional. Verenathania mengaku kebingungan menghadapi perubahan sikap seseorang yang sebelumnya intens berkomunikasi dengannya.
“Sebenarnya sih aku cukup clueless, soalnya sebelumnya kami cukup intens berkomunikasi. Tapi tiba-tiba dia ngilang dan itu bikin aku nyesek,” lanjut penyanyi yang mengidolakan Fly By Midnight dan Rendy Pandugo tersebut.
Perasaan tersebut dituangkan sejak bait awal lagu melalui penggalan lirik “Hurt me with the truth, hate me if it’s true, why do I still right here?” yang menggambarkan kebingungan sekaligus luka emosional akibat hubungan tanpa kejelasan.
Meski dikerjakan di tengah keterbatasan waktu dan jarak, proses produksi lagu ini diselesaikan dalam waktu tiga bulan. Verenathania menjalani proses rekaman vokal di Studio Prapen Surabaya di sela aktivitasnya sebagai pegawai kantoran, sementara tahap produksi hingga mastering dilakukan di Koto House Studio Malang.
Dalam pengerjaannya, lagu ini melibatkan Oddi Satya Purnama, Bogi Prananda Satyagama, dan Hanafi Madu Wanandi sebagai produser dan arranger. Sementara proses mixing dan mastering ditangani oleh Bogi Prananda Satyagama.
Tak hanya merilis versi audio, verenathania juga berencana menghadirkan video lirik untuk membantu pendengar menikmati sekaligus memahami pesan lagu tersebut. Ia berharap “What Are We Now?” dapat menjadi representasi perasaan bagi mereka yang mengalami pengalaman serupa.
“I feel you guys! Gapapa kok kalau kita emosional dan menikmati kesedihan ini, karena sometimes no closure is also a closure,” ujar verenathania.
Melalui lagu ini, verenathania ingin menunjukkan bahwa pengalaman emosional dapat diolah menjadi karya yang dekat dengan kehidupan banyak orang. Ia berharap para pendengar yang sedang menghadapi situasi serupa tetap percaya bahwa akan ada hal-hal baik yang datang di kemudian hari.
- Penulis: Redaksi


Saat ini belum ada komentar