Bukan Sekadar Main Bola, Ini Tantangan Ali Fikry di Bapakmu Kiper
- account_circle Muhammad Naufal Nurfikri
- calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakartahitz.com, Jakarta – Ali Fikry menghadapi tantangan berbeda saat membintangi film Bapakmu Kiper. Aktor muda tersebut tidak hanya perlu menguasai adegan sepak bola, tetapi juga harus menjaga akting ketika bermain di lapangan.
Dilansir dari Tempo, Ali Fikry mengungkap pengalaman tersebut saat membahas perannya sebagai Dino. Karakter itu merupakan pemain sepak bola muda yang memiliki impian untuk masuk ke level profesional.
Ali mengaku adegan sepak bola membutuhkan fokus lebih. Ia harus mengatur gerakan tubuh, mengikuti arahan adegan, sekaligus membawa emosi Dino dalam permainan. Tantangan itu membuat adegan di lapangan tidak sesederhana bermain sepak bola seperti biasa.
“ Kita harus membawa emosi saat di lapangan, jadi penonton juga harus bisa merasakan perasaan Dino saat bermain,” ujar Ali dalam keterangan resmi yang dikutip detikcom.
Selain menjaga akting, kondisi lapangan juga menjadi tantangan tersendiri. Proses syuting berlangsung di bawah terik matahari. Para pemain harus menjaga stamina karena beberapa adegan membutuhkan aktivitas fisik yang cukup tinggi. Tim medis pun siaga selama proses syuting.
Ali Fikry Perankan Pemain Sepak Bola
Dalam Bapakmu Kiper, Ali memerankan Ronaldhino Sujatmiko atau Dino. Ia merupakan pemain muda yang memiliki ambisi untuk menembus sepak bola profesional.
Cerita film kemudian mempertemukan Dino dengan ayahnya, Warto, yang diperankan Fedi Nuril. Warto merupakan mantan kiper tarkam yang kembali turun ke lapangan demi membantu sang anak.
Kemampuan Ali bermain bola juga mendapat perhatian dari Fedi Nuril. Fedi mengaku terkejut setelah melihat kemampuan Ali mengolah bola. Ia bahkan pernah melihat Ali melakukan gerakan akrobatik seperti backflip ketika menunggu giliran syuting.
Bapakmu Kiper menggabungkan cerita sepak bola tarkam dengan hubungan ayah dan anak. Film arahan Ody C. Harahap ini tayang di bioskop Indonesia pada 3 September 2026.
- Penulis: Muhammad Naufal Nurfikri


Saat ini belum ada komentar