OPECTA 2026 Jadi Langkah BEM Cyber University Siapkan Generasi Pemimpin Baru
- account_circle Fathma Aulia Puteri
- calendar_month Jumat, 16 Okt 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Jajaran pimpinan dan pengurus BEM Cyber University melaksanakan wawancara calon anggota dalam rangkaian OPECTA 2026. Foto: Dok.BEM Cyber University/Fathma Aulia
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakartahitz.com, Jakarta – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Cyber University atau Universitas Siber Indonesia menggelar Open Recruitment Anggota Baru (OPECTA) 2026 sebagai bagian dari upaya menyiapkan generasi penerus organisasi. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk bergabung dengan BEM, mengembangkan kemampuan, menambah pengalaman, serta mempersiapkan diri mengambil peran dalam organisasi kemahasiswaan.
OPECTA 2026 merupakan bagian dari rangkaian kaderisasi BEM Cyber University setelah pelaksanaan BEM Starter Camp, sebuah program pengenalan kampus dan organisasi bagi mahasiswa baru angkatan 2026. Setelah kegiatan tersebut, Departemen Pemberdayaan Sumber Daya Mahasiswa (PSDM) melanjutkan proses kaderisasi melalui tahapan rekrutmen dan seleksi calon anggota.
Tahap wawancara OPECTA 2026 berlangsung pada Selasa (13/10/2026) di lingkungan kampus Cyber University. Proses seleksi dimulai sejak siang hingga menjelang Magrib dengan melibatkan jajaran pimpinan inti BEM dan perwakilan dari setiap departemen.
Panitia membagi wawancara ke dalam dua ruangan untuk mendukung kelancaran seleksi. Jajaran pimpinan inti yang terlibat meliputi Ketua Umum BEM Cyber University, Bimo Yunda Permana Putra dari Program Studi Kewirausahaan, Sekretaris Umum, Bendahara Umum, Wakil Sekretaris Umum, serta Wakil Bendahara Umum.
Perwakilan Departemen PSDM, Media dan Informasi (Medinfo), Minat dan Bakat (Mikat), Hubungan Luar (Hublu), serta Advokasi dan Kebijakan Publik juga ikut dalam proses tersebut. Keterlibatan lintas departemen ini membantu organisasi mengenali calon anggota dari berbagai sudut pandang.
Ketua Pelaksana OPECTA 2026, Manda Syakirah Aurellia, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengenal lebih jauh dunia organisasi sekaligus menunjukkan potensi dan kesiapan mereka untuk berproses bersama BEM Cyber University.
“Melalui OPECTA 2026, kami berharap bisa menemukan mahasiswa yang tidak hanya memiliki semangat untuk bergabung, tetapi juga kemauan untuk belajar, bertanggung jawab, dan berkembang bersama. Bagi kami, kaderisasi bukan hanya tentang mencari anggota baru, melainkan juga membangun lingkungan yang mendukung setiap mahasiswa untuk mengembangkan potensinya,” ujar Manda.
Ia juga berharap seluruh rangkaian seleksi dapat menjadi pengalaman berharga bagi peserta, baik bagi mereka yang nantinya terpilih maupun yang belum mendapatkan kesempatan bergabung. Keberanian untuk mencoba dan kesediaan mengikuti proses menjadi bagian penting dari perjalanan mahasiswa dalam mengembangkan diri.
Melalui wawancara, BEM ingin memahami kesiapan mahasiswa dalam menjalani proses organisasi, mulai dari komitmen, integritas, pola pikir, kemampuan komunikasi, hingga kemauan untuk terus belajar. Seleksi ini sekaligus menjadi kesempatan bagi peserta untuk memahami tanggung jawab yang akan mereka emban apabila bergabung sebagai pengurus.
Ketua Umum BEM Cyber University, Bimo Yunda Permana Putra, menegaskan bahwa OPECTA 2026 tidak hanya berfokus pada perekrutan anggota baru. Menurutnya, proses kaderisasi memiliki peran penting dalam membangun kualitas sumber daya mahasiswa sekaligus menjaga keberlanjutan kepemimpinan organisasi.
“Harapan saya, BEM bisa menjadi kawah candradimuka bagi teman-teman mahasiswa. Organisasi bukan hanya tempat untuk menjalankan program kerja, tetapi juga ruang untuk belajar, bertumbuh, membangun pengalaman, dan menemukan potensi terbaik yang ada dalam diri masing-masing,” ujar Bimo.
Ia menjelaskan bahwa pengalaman berorganisasi dapat membantu mahasiswa mengasah kepemimpinan, komunikasi, kerja sama tim, manajemen waktu, dan kemampuan menyelesaikan masalah. Bekal tersebut diharapkan dapat mendukung mahasiswa selama perkuliahan hingga ketika memasuki dunia profesional.
Bimo juga menilai bahwa kader yang berkualitas tidak cukup hanya aktif mengikuti kegiatan. Mahasiswa perlu memiliki karakter, kejujuran, integritas, dan kemampuan intelektual agar mampu menjalankan tanggung jawab dengan baik.
“Kita membutuhkan kader yang tidak hanya hadir atau menjalankan tugas, tetapi juga memiliki kemauan untuk berpikir, belajar, dan memberikan kontribusi. Integritas, kejujuran, dan kemampuan intelektual harus berjalan beriringan agar organisasi dapat berkembang dengan baik,” tuturnya.
Selain membangun kualitas individu, Bimo berharap anggota baru dapat membawa ide dan perspektif segar bagi BEM Cyber University. Ia memandang perbedaan minat dan kemampuan mahasiswa sebagai kekuatan yang dapat dikembangkan melalui kolaborasi serta pembagian peran yang sesuai.
Baginya, setiap mahasiswa memiliki kesempatan untuk bertumbuh melalui organisasi, termasuk mereka yang belum mempunyai banyak pengalaman. Kesediaan untuk belajar, menerima masukan, menjaga komitmen, dan bertanggung jawab menjadi hal penting dalam menjalani proses tersebut.
Bimo turut mendorong BEM Cyber University agar terus menghadirkan kegiatan yang relevan dengan kebutuhan mahasiswa dan memberikan dampak positif bagi masyarakat. Ia ingin organisasi tidak hanya dikenal melalui program kerja, tetapi juga melalui kontribusi nyata yang dirasakan oleh lingkungan kampus dan masyarakat luas.
“Saya berharap teman-teman yang nantinya bergabung dapat membawa semangat untuk bergerak bersama. Kita ingin BEM bukan hanya aktif dalam menyelenggarakan kegiatan, tetapi juga mampu memberikan manfaat bagi mahasiswa dan masyarakat. Setiap gagasan dan potensi yang dimiliki kader harus diarahkan untuk menghasilkan kontribusi yang nyata,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pihak Cyber University atas dukungan perizinan dan fasilitas untuk pelaksanaan kegiatan. Bimo memberikan penghargaan kepada Pembina BEM Cyber University, Cep Adiwiharja, M.Kom., atas bimbingan dan arahan yang diberikan kepada organisasi. Ia turut mengapresiasi panitia serta seluruh pengurus departemen yang telah bekerja sama dalam mempersiapkan proses seleksi.
Kepada para peserta, Bimo menyampaikan terima kasih atas keberanian dan antusiasme mereka mengikuti wawancara. Ia berharap pengalaman tersebut tetap menjadi pembelajaran berharga bagi setiap mahasiswa, apa pun hasil seleksinya.
Melalui OPECTA 2026, BEM Cyber University ingin membangun proses kaderisasi yang berkelanjutan dan melahirkan calon pengurus yang berintegritas, mau belajar, serta siap berkontribusi. Semangat “Menyala dan Bergerak Bersama” menjadi dorongan untuk menciptakan organisasi yang terbuka terhadap gagasan, mendukung perkembangan anggotanya, dan membawa manfaat bagi lingkungan sekitar.
Dengan demikian, OPECTA 2026 tidak sekadar menjadi tahapan seleksi anggota baru, tetapi juga bagian dari persiapan estafet kepemimpinan mahasiswa di Cyber University.
- Penulis: Fathma Aulia Puteri


Saat ini belum ada komentar