Breaking News
Beranda » Berita » Tips Kurangi Mata Minus di Tengah Gempuran Era Digital

Tips Kurangi Mata Minus di Tengah Gempuran Era Digital

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakartahitz.com, Jakarta – Meningkatnya penggunaan gadget dalam kehidupan sehari-hari membuat kasus mata minus atau miopia semakin banyak ditemukan pada berbagai kelompok usia. Untuk menjaga kesehatan penglihatan, masyarakat perlu menerapkan sejumlah kebiasaan sederhana yang dapat membantu memperlambat perkembangan mata minus di era digital.

Hampir seluruh aktivitas saat ini dilakukan melalui layar digital, mulai dari bekerja, belajar, berbelanja, hingga mencari hiburan. Kondisi tersebut membuat mata bekerja lebih keras untuk fokus pada jarak dekat dalam waktu yang lama.

Ns. Diah Ayu Agustin, M.Kep., Sp.Kep.An, Kabag Humas dan Dosen Keperawatan Anak Akper Bina Insan yang sedang dalam proses penyatuan dengan Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI), mengatakan bahwa perubahan pola hidup menjadi salah satu faktor utama meningkatnya kasus miopia.

“Anak-anak, remaja, hingga pekerja kantoran saat ini menghabiskan lebih banyak waktu di depan layar dibandingkan beraktivitas di luar ruangan. Kebiasaan ini dapat meningkatkan risiko perkembangan mata minus jika tidak diimbangi dengan pola hidup yang sehat,” kata Diah dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (3/6).

Jelasnya, mata minus terjadi ketika cahaya yang masuk ke mata tidak jatuh tepat di retina sehingga objek yang berada jauh terlihat kabur. Kondisi tersebut dapat dipengaruhi faktor genetik maupun kebiasaan sehari-hari.

Salah satu langkah sederhana yang dapat diterapkan adalah aturan 20-20-20. Melalui metode ini, seseorang dianjurkan mengalihkan pandangan selama 20 detik ke objek berjarak sekitar 20 kaki atau enam meter setiap 20 menit menatap layar.

“Aturan 20-20-20 sangat efektif untuk mengurangi ketegangan otot mata. Kebiasaan kecil ini sering dianggap sepele, padahal manfaatnya cukup besar untuk menjaga kenyamanan mata saat bekerja atau belajar,” ujar Diah.

Selain itu, ia mengingatkan pentingnya membatasi waktu penggunaan gadget. Penggunaan perangkat digital secara terus-menerus dapat memicu kelelahan mata digital atau digital eye strain yang ditandai dengan mata lelah, kering, hingga sakit kepala.

Diah juga menekankan pentingnya aktivitas di luar ruangan. Paparan cahaya alami dinilai dapat membantu menjaga kesehatan mata, terutama pada anak-anak yang masih berada dalam masa pertumbuhan.

“Kami menyarankan anak-anak maupun orang dewasa untuk meluangkan waktu beraktivitas di luar ruangan setiap hari. Selain baik untuk kesehatan mata, kegiatan fisik di luar juga mendukung kesehatan tubuh secara keseluruhan,” tuturnya.

Dari sisi nutrisi, kesehatan mata juga perlu didukung dengan konsumsi makanan bergizi. Vitamin A, vitamin C, vitamin E, zinc, lutein, dan omega-3 merupakan beberapa zat gizi yang berperan penting dalam menjaga fungsi penglihatan.

Berbagai jenis makanan seperti wortel, bayam, brokoli, telur, ikan salmon, alpukat, jeruk, dan pepaya dapat menjadi pilihan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tersebut. Pola makan sehat yang konsisten dinilai dapat membantu menjaga kondisi mata dalam jangka panjang.

Selain memperhatikan pola hidup dan asupan makanan, masyarakat juga dianjurkan menjaga jarak pandang saat membaca atau menggunakan gadget. Jarak membaca ideal berkisar 30 hingga 40 sentimeter, sedangkan layar komputer sebaiknya berada pada jarak 50 hingga 70 sentimeter dari mata.

“Hal lain yang sering diabaikan adalah kualitas tidur. Padahal mata juga membutuhkan waktu untuk beristirahat dan melakukan proses pemulihan. Orang dewasa idealnya tidur tujuh hingga sembilan jam setiap malam,” jelas Diah.

Ia menambahkan bahwa pemeriksaan mata secara rutin juga penting dilakukan meskipun tidak ada keluhan penglihatan. Pemeriksaan berkala membantu mendeteksi perkembangan mata minus maupun gangguan mata lainnya sejak dini.

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, menjaga kesehatan mata menjadi kebutuhan yang tidak bisa diabaikan. Dengan menerapkan kebiasaan yang tepat sejak dini, risiko bertambahnya mata minus dapat diminimalkan sehingga aktivitas belajar, bekerja, dan berinteraksi di era digital tetap berlangsung nyaman dan produktif.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PlayStation 5 Pro Siap Ramaikan Pasar Indonesia, Worth It untuk Dibeli?

    PlayStation 5 Pro Siap Ramaikan Pasar Indonesia, Worth It untuk Dibeli?

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Naufal Nurfikri
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Jakartahitz.com, Jakarta – PlayStation 5 Pro (PS5 Pro) akhirnya resmi hadir di Indonesia pada 20 Mei 2026, setelah pertama kali diperkenalkan oleh Sony pada September 2024. Konsol terbaru ini menyasar para gamer yang menginginkan performa lebih tinggi dengan kualitas visual yang semakin tajam dan pengalaman bermain yang lebih stabil. Di pasar Indonesia, PS5 Pro dibanderol […]

  • Sipian

    Hellaoccupied Tutup Perjalanan, Sipian Resmi Debut Lewat “Lelah di Bumi”

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 5
    • 0Komentar

    Jakartahitz.com, Jakarta – Project musik independen Hellaoccupied resmi menutup perjalanannya melalui rilisan terakhir berjudul “Bersinar” pada 15 Mei 2026 lalu. Di hari yang sama, Muchamad Sopyan Sauri juga memperkenalkan identitas musik barunya, Sipian, lewat lagu perdana “Lelah di Bumi”. Hellaoccupied dikenal sebagai project musik yang berjalan sejak 2022 dengan membawa nuansa alternative hip-hop, cloud rap, […]

  • ai agent dan otomasi

    AI Agen dan Otomasi Cerdas: Mengenal Evolusi Terbaru dalam Dunia Kecerdasan Buatan

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Jakartahitz.com – Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) kini tidak lagi sekadar tentang chatbot yang menjawab pertanyaan. Kita sedang memasuki era baru di mana AI Agen dan otomasi cerdas menjadi motor penggerak efisiensi di berbagai sektor. Jika dahulu AI hanya bersifat reaktif, kini AI telah bertransformasi menjadi sistem yang proaktif dan mandiri. Bagi Anda yang […]

  • himasti cyber university

    HIMASTI Cyber University Buka Kepengurusan Baru, Tekankan Organisasi yang Progresif

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Jakartahitz.com, Jakarta – Himpunan Mahasiswa Sistem dan Teknologi Informasi (HIMASTI) Cyber University resmi memulai masa kepengurusan periode 2026/2027. Kegiatan pembukaan ini berlangsung di Gedung Cyber University, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Senin (27/4) pekan lalu. Momentum ini menjadi titik awal bagi seluruh pengurus baru untuk menjalankan roda organisasi selama satu tahun ke depan. Acara tersebut dihadiri oleh […]

  • Asosiasi Rumah Sakit Swasta

    RS Swasta di Bali Adopsi Tanda Tangan Elektronik untuk Rekam Medis

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Jakartahitz.com, Denpasar – Asosiasi Rumah Sakit Swasta Indonesia (ARSSI) Cabang Bali menggandeng perusahaan identitas digital Privy untuk mengimplementasikan tanda tangan elektronik (TTE) tersertifikasi. Langkah ini bertujuan mengakselerasi digitalisasi rekam medis di 50 rumah sakit swasta di wilayah Bali, Selasa (12/5). Inisiatif tersebut merespons Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 24 Tahun 2022 yang mewajibkan seluruh fasilitas kesehatan […]

  • Dobrak Tradisi! Alibaba Group Resmi Jadi Mitra AI dan Cloud Eksklusif UEFA hingga 2033

    Dobrak Tradisi! Alibaba Group Resmi Jadi Mitra AI dan Cloud Eksklusif UEFA hingga 2033

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • account_circle Alya Naura Maharani
    • visibility 5
    • 0Komentar

    Jakartahitz.com, Jakarta — Raksasa teknologi dunia, Alibaba Group, resmi menjalin kemitraan multi-tahun dengan Union of European Football Associations (UEFA) dan UC3. Kolaborasi strategis ini menunjuk Alibaba sebagai mitra eksklusif untuk teknologi kecerdasan buatan (AI), layanan cloud, dan e-commerce dalam berbagai kompetisi bergengsi sepak bola Eropa. Kemitraan besar ini mencakup hak komersial untuk Liga Champions UEFA, […]

expand_less