ZTE Day 2026 Bahas AI dan Infrastruktur Digital Indonesia
- account_circle Redaksi
- calendar_month Senin, 25 Mei 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakartahitz.com, Jakarta – ZTE Corporation menggelar ZTE Day Indonesia 2026 di Jakarta, Jumat (22/5), sebagai ajang tahunan yang mempertemukan pelaku industri, mitra teknologi, dan ekosistem digital. Acara ini membahas perkembangan kecerdasan buatan (AI), infrastruktur cerdas, dan transformasi digital di Indonesia.
Dalam kegiatan tersebut, ZTE menyoroti meningkatnya kebutuhan akan infrastruktur digital yang adaptif seiring berkembangnya adopsi AI, teknologi cloud, dan operasional berbasis data di berbagai sektor industri. Perusahaan menilai jaringan cerdas dan konektivitas generasi terbaru menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi digital nasional.
President Director ZTE Indonesia, Liu Sen, mengatakan Indonesia saat ini memasuki fase penting transformasi digital. Menurut dia, kolaborasi lintas industri akan menjadi faktor utama dalam membangun ekosistem digital yang kuat dan berkelanjutan.
“Indonesia saat ini tengah memasuki fase penting transformasi digital, di mana AI, teknologi cloud, dan jaringan cerdas akan menjadi fondasi utama pertumbuhan ekonomi digital di masa depan. Melalui ZTE Day Indonesia 2026, kami ingin menunjukkan bagaimana inovasi teknologi dapat diimplementasikan untuk mendukung pengembangan infrastruktur digital yang lebih cerdas, efisien, dan berkelanjutan,” ujar Liu Sen.
Dalam pameran tersebut, ZTE memperkenalkan sejumlah inovasi teknologi informasi dan komunikasi terintegrasi. Teknologi yang ditampilkan meliputi smartphone AI terbaru dari nubia, server AI berkinerja tinggi, transport optik, sistem manajemen jaringan berbasis AI, hingga solusi konektivitas enterprise Wi-Fi 7.
ZTE juga mendemonstrasikan ekosistem digital end-to-end yang mencakup jaringan akses radio (RAN), microwave, jaringan transport, jaringan inti, jaringan tetap, dan solusi video berskala besar. Solusi tersebut ditujukan untuk mendukung kebutuhan operator, perusahaan, dan berbagai sektor industri di era digital.
Selain pameran teknologi, ZTE Day Indonesia 2026 menghadirkan sesi keynote dan diskusi panel bersama sejumlah pelaku industri. Dalam sesi ZTE Open Day Afternoon Session, hadir pembicara seperti Prof. Viciano Lee dari Sertis Indonesia, Sami Muhammad Salman dari Whale Cloud Technology Indonesia, Mohan Albert, serta Chok Shin Lip dari Alibaba Cloud Intelligence.
Sesi tersebut membahas peran AI, teknologi cloud, dan infrastruktur cerdas dalam mendukung transformasi perusahaan serta percepatan ekonomi digital Indonesia. Para pembicara juga menekankan pentingnya kolaborasi ekosistem dalam menghadapi perkembangan teknologi berbasis AI.
Diskusi panel bertajuk “Connecting the Ecosystem: Intelligent Connectivity for Enterprise Integration & Value Innovation” turut menghadirkan Eric Arianto dari Linknet, Irawan Delfi dari Fiberstar, dan Sigit Dwi Cahyo dari Tower Bersama Group. Mereka membahas kesiapan infrastruktur fiber dan konektivitas cerdas untuk mendukung digitalisasi perusahaan dan inovasi layanan.
Sementara itu, panel “Building the Foundation: Digital Infrastructure for Indonesia’s AI Era” menghadirkan Abieta Billy dari DCI Indonesia, Muljadi Muhali dari Fortress Digital Services, serta Marlo Budiman dari DSST Mas Gemilang. Diskusi ini menyoroti pentingnya penguatan kapasitas data center dan kesiapan infrastruktur digital dalam mendukung adopsi AI yang semakin luas.
Melalui rangkaian keynote, diskusi panel, demonstrasi produk, dan networking, ZTE Day Indonesia 2026 menjadi ruang kolaborasi bagi pelaku industri untuk memahami penerapan teknologi AI dan infrastruktur digital generasi berikutnya. Kegiatan ini juga memperlihatkan upaya berbagai pihak dalam memperkuat fondasi ekonomi digital Indonesia di masa mendatang.
- Penulis: Redaksi


Saat ini belum ada komentar