Kalah dari Meksiko, Peluang Afrika Selatan di Piala Dunia 2026 Tetap Terbuka karena Format Baru
- account_circle Alya Naura Maharani
- calendar_month 23 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Selebrasi timnas meksiko usai cetak gol pada gawang Afrika Selatan (AFP/RODRIGO OROPEZA)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakartahitz.com, Jakarta – Tim nasional Afrika Selatan harus menerima kenyataan pahit setelah menelan kekalahan di laga perdana mereka dalam ajang Piala Dunia 2026. Menghadapi kekuatan Meksiko, skuad Afrika Selatan tidak berkutik dan takluk dengan skor meyakinkan 0-2.
Dua gol kemenangan Meksiko yang bersarang di gawang Afrika Selatan masing-masing dicetak oleh Julian Quinones dan striker berpengalaman, Raul Jimenez. Kekalahan ini memaksa Afrika Selatan untuk sementara waktu terdampar di posisi juru kunci grup.
Meski mengawali turnamen dengan hasil minor, peluang Afrika Selatan untuk melaju ke fase knock out (babak gugur) ternyata masih sangat besar. Hal ini tidak lepas dari adanya perubahan regulasi dan format baru yang diterapkan pada Piala Dunia edisi kali ini.
Berkah Format Baru 48 Tim Piala Dunia 2026
Jika pada edisi-edisi sebelumnya kekalahan di laga perdana langsung mempersempit peluang lolos, situasi di Piala Dunia 2026 kini jauh berbeda. Lonjakan jumlah peserta dari 32 negara menjadi 48 negara membawa angin segar bagi tim-tim yang terseok di awal.
Dengan total 48 tim yang berpartisipasi, fase gugur kini tidak lagi dimulai dari babak 16 besar, melainkan diperluas dari babak 32 besar. Perubahan ini otomatis memperlebar jalan bagi kontestan fase grup untuk bertahan lebih lama di turnamen.
Melansir dari laporan CNN Indonesia, regulasi baru ini tidak hanya meloloskan juara dan runner-up grup saja. Pintu kelolosan juga dibuka melalui jalur delapan peringkat tiga terbaik dari total 12 grup yang ada. Format inilah yang membuat harapan Afrika Selatan belum sepenuhnya pupus.
Jadwal Krusial Lawan Ceko dan Korea Selatan
Persaingan di grup ini dipastikan akan tetap sengit hingga pertandingan ketiga. Selain bersaing dengan Meksiko, Afrika Selatan juga harus bertarung memperebutkan poin dengan dua penghuni grup lainnya, yaitu Republik Ceko dan Korea Selatan.
Dua laga sisa akan menjadi partai hidup mati sekaligus pembuktian bagi Afrika Selatan. Berdasarkan jadwal resmi, Afrika Selatan akan menantang Ceko pada 18 Juni 2026, sebelum melakoni duel pamungkas kontra Korea Selatan pada 25 Juni 2026.
Secara historis, Afrika Selatan memiliki catatan kurang impresif di panggung tertinggi sepak bola dunia ini. Dalam tiga kali keikutsertaan mereka sebelumnya di Piala Dunia, negara di ujung selatan benua Afrika tersebut belum pernah sekalipun mencicipi kelolosan dari fase grup.
Apakah format baru di tahun 2026 ini mampu menjadi momentum sejarah baru bagi mereka? Menarik untuk kita saksikan bersama.
- Penulis: Alya Naura Maharani


Saat ini belum ada komentar