no na Bawa Nuansa Indonesia ke Album Debut Lewat “Speaker Freaker”
- account_circle Fathma Aulia Puteri
- calendar_month Sabtu, 12 Sep 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

no na saat memperkenalkan karya terbaru “Speaker Freaker (The Long Song)” menjelang perilisan album debut island girl. Foto: Instagram/@nonawav.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakartahitz.com, Jakarta – Girl group pop global asal Indonesia, no na, bersiap memasuki babak baru dalam perjalanan musik mereka. Grup yang beranggotakan Baila, Shaz, Christy, dan Esther itu akan merilis album debut bertajuk island girl pada 18 September 2026.
Menjelang perilisan album tersebut, no na mempersembahkan sebuah film pendek berdurasi 13 menit berjudul “speaker freaker the long song”. Karya ini menjadi pembuka menuju album perdana mereka sekaligus memperlihatkan bagaimana no na memadukan musik dan visual dalam satu rangkaian cerita.
Dilansir dari detikPop, film pendek tersebut tidak hanya menampilkan satu lagu. “speaker freaker the long song” merangkai delapan lagu dalam satu karya, termasuk dua lagu yang sudah lebih dulu dikenal, yakni “rollerblade” dan “work”. Sementara itu, tujuh lagu lainnya berasal dari album island girl dan belum pernah diperdengarkan sebelumnya.
Menariknya, no na membawa unsur Indonesia ke dalam visual yang mereka sajikan. Proses pengambilan gambar dilakukan di Jakarta dan Yogyakarta, dengan menampilkan suasana kota serta berbagai sisi budaya Indonesia melalui sudut pandang para anggota no na.
Nuansa Indonesia juga tidak hanya hadir melalui lokasi syuting. Dalam rangkaian musiknya, no na memasukkan berbagai bunyi yang lekat dengan kehidupan sehari-hari dan budaya Tanah Air.
Pada lagu “work”, misalnya, terdengar denting ceng-ceng, sementara “rollerblade” menghadirkan bunyi gamelan. Ada pula suara minibus yang digunakan dalam lagu “honk!”. Berbagai elemen tersebut dirangkai untuk membangun dunia musik yang ingin diperkenalkan no na melalui “speaker freaker the long song”.
Unsur Indonesia memang menjadi bagian penting dari identitas no na sejak awal. Bahkan, nama grup tersebut terinspirasi dari kata “nona”, yang merujuk pada perempuan muda.
No na sendiri memulai perjalanan musiknya dengan merilis single perdana pada Mei 2025. Sejak saat itu, grup tersebut disebut telah mengumpulkan lebih dari setengah miliar stream, masuk ke sejumlah tangga lagu global, serta mencatat lebih dari 1,1 miliar views di YouTube dan hampir 5 miliar views di TikTok.
Kini, perjalanan tersebut berlanjut melalui album island girl. Dalam album debutnya, no na memperkenalkan warna musik yang mereka sebut Island Pop.
Island Pop memadukan nuansa tropis dari Indonesia dengan beragam pengaruh musik global. Di dalamnya terdapat sentuhan R&B era 1980-an, dangdut, new jack swing, hingga synth-funk. Perpaduan tersebut menjadi cara no na membangun karakter musik yang tetap membawa identitas asal mereka, tetapi memiliki jangkauan yang lebih luas.
Album island girl nantinya berisi 15 lagu. Secara tema, album tersebut mengeksplorasi berbagai cerita tentang romansa, feminitas, dan persahabatan.
Selain itu, karya ini juga membawa pesan mengenai rasa percaya diri dan keberanian dalam menghadapi proses menuju kedewasaan. Dengan konsep tersebut, no na tidak hanya menawarkan musik, tetapi juga memperkenalkan pengalaman dan perspektif yang ingin mereka bawa kepada pendengar.
Kehadiran “speaker freaker the long song” menjadi salah satu langkah no na sebelum resmi memperkenalkan keseluruhan album debut mereka. Lewat perpaduan musik, visual, serta berbagai elemen budaya Indonesia, no na mencoba menunjukkan identitas mereka menjelang perilisan island girl pada 18 September mendatang.
- Penulis: Fathma Aulia Puteri


Saat ini belum ada komentar