Cyber University dan JFX Perkuat Literasi Keuangan lewat Program Edukasi
- account_circle Redaksi
- calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakartahitz.com, Jakarta – Cyber University (Universitas Siber Indonesia) dan Jakarta Futures Exchange (JFX) mematangkan sinergi antara dunia akademik dan industri. Kedua pihak menggelar rapat koordinasi lanjutan untuk mempersiapkan rangkaian program edukasi mendatang.
Pertemuan yang berlangsung secara daring melalui platform Zoom ini diadakan pada Senin (14/4) lalu. Rapat tersebut menjadi langkah strategis dalam mematangkan persiapan teknis sebelum pelaksanaan kegiatan bersama.
Salah satu agenda utama yang dibahas adalah persiapan podcast edukatif yang dijadwalkan tayang pada 24 April 2026. Selain itu, kedua institusi juga merencanakan penyelenggaraan kuliah umum bagi para mahasiswa.
“Koordinasi yang matang sangat penting agar setiap kegiatan yang dilaksanakan dapat berjalan efektif dan memberikan dampak optimal bagi semua pihak,” ujar Neneng Rachmalia Feta, Ketua Program Studi (Prodi) Sistem dan Teknologi Informasi Cyber University, dalam keterangan rilis, Rabu (6/5).
Perwakilan dari JFX, yakni Putri, Nayzira, dan Ikrimah Fajrul berdiskusi intensif dengan pihak Cyber University mengenai konsep kegiatan agar dapat menjangkau audiens secara lebih luas, terutama dalam menyusun alur kegiatan dan penentuan topik yang relevan.
Sementara itu, Dwipo Setyantoro, Ketua Prodi Sistem Informasi Cyber University, yang juga hadir dalam rapat tersebut, menekankan pentingnya integrasi antara kebutuhan akademik dengan praktik industri. Menurutnya, kolaborasi ini adalah jembatan bagi mahasiswa menuju dunia kerja.
“Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman teoritis, tetapi juga wawasan praktis yang sesuai dengan dinamika dunia kerja, khususnya di bidang perdagangan berjangka dan investasi digital,” kata Dwipo.
Dalam diskusi tersebut, kedua pihak membahas pembagian peran secara komprehensif. Fokus utamanya adalah memastikan materi edukasi tetap inovatif, aplikatif, dan relevan dengan perkembangan zaman.
Sinergi yang terjalin ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan literasi keuangan masyarakat. Hal ini sekaligus mempersiapkan mahasiswa agar lebih siap menghadapi tantangan global di era digital.
“Semua upaya ini kami tujukan untuk meningkatkan literasi keuangan serta mempersiapkan mahasiswa agar lebih tangguh di era digital yang dinamis,” tutup Feta.
- Penulis: Redaksi


Saat ini belum ada komentar