Breaking News
Beranda » Berita » Raih IPK 3,95, Dwi Rizki Nujjana Jadi Wisudawan Terbaik Cyber University

Raih IPK 3,95, Dwi Rizki Nujjana Jadi Wisudawan Terbaik Cyber University

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakartahitz.com, Jakarta — Wisuda Cyber University keempat menjadi momen membanggakan bagi Dwi Rizki Nujjana, lulusan Program Studi Sistem Informasi yang berhasil meraih predikat wisudawan terbaik dengan IPK 3,95. Prestasi tersebut diraih setelah menjalani proses perkuliahan selama empat tahun dan aktif mengikuti kegiatan akademik, mengerjakan tugas, serta berdiskusi dengan dosen.

Baca juga: Konsisten Kuliah dan Rajin Kerjakan Tugas, Cintami Raih IPK 3,97 di Wisuda Cyber University

Dwi Rizki Nujjana menjadi salah satu lulusan yang mengikuti Wisuda Cyber University keempat yang digelar di Gedung Pewayangan Kautaman, Jalan TMII Pintu 1 No. 01, Pinang Ranti, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, Kamis (17/9/2026).

Menyandang predikat wisudawan terbaik menjadi pengalaman yang tidak disangka oleh Dwi. Ia mengaku merasa senang sekaligus terharu karena pencapaian tersebut menjadi salah satu hadiah terbaik setelah menjalani perjalanan akademik selama empat tahun.

“Perasaannya sebenarnya senang, terharu, enggak nyangka juga bisa jadi wisudawan terbaik. Karena mikirnya enggak bisa sampai di titik ini. Tapi ternyata bisa jadi wisudawan terbaik itu salah satu hadiah terbaik juga selama empat tahun ini,” ujar Dwi.

Menurut Dwi, salah satu kunci yang membantunya mencapai prestasi akademik tersebut adalah konsistensi dalam mengikuti kegiatan perkuliahan. Selain rajin menghadiri perkuliahan, ia juga berusaha menyelesaikan tugas dan aktif berdiskusi dengan dosen untuk memperluas pemahaman selama menjalani pendidikan.

“Kalau kunci dan strateginya, yang penting sih pastinya mengikuti kegiatan perkuliahan. Rajin mengikuti kegiatan perkuliahan, kemudian tugas-tugas, sama paling rajin untuk berdiskusi sama dosen. Itu yang bisa untuk nambah ilmu selama kuliah,” katanya.

Bagi Dwi, proses pendidikan di perguruan tinggi tidak hanya berkaitan dengan pencapaian nilai akademik, tetapi juga bagaimana mahasiswa memanfaatkan kesempatan untuk mendapatkan pengetahuan dan pengalaman melalui interaksi dengan dosen maupun berbagai kegiatan kampus.

Hal tersebut sejalan dengan semangat pengembangan pendidikan berbasis teknologi yang menjadi bagian penting dalam ekosistem pendidikan digital. Cyber University sebagai “Shaping Future Digital Leader” turut mendorong mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi, kreativitas, dan pengalaman praktis sebagai bekal menghadapi dunia kerja serta beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang terus berubah..

Setelah menyelesaikan pendidikan, Dwi telah mempersiapkan langkah berikutnya dengan melanjutkan karier di bidang yang sesuai dengan kompetensinya. Ia mengungkapkan bahwa dirinya telah diterima bekerja sebagai Associate Product Manager dan berencana melanjutkan karier pada posisi tersebut.

“Untuk rencana, pastinya melanjutkan karier dulu. Kebetulan sekarang sudah diterima juga sebagai Associate Product Manager dan akan melanjutkan karier sebagai Associate Product Manager ke depannya,” ungkapnya.

Baca juga:Cyber University Kukuhkan Lulusan, Siap Menembus Dunia Profesional di Era Digital

Selain usaha pribadi, Dwi menilai dukungan dosen juga memiliki peran penting selama menjalani perjalanan akademik. Menurutnya, dosen memberikan pendampingan ketika mahasiswa menghadapi kesulitan serta mengingatkan mahasiswa untuk mengikuti berbagai kegiatan yang dapat mendukung proses pembelajaran.

“Dosen-dosen itu biasanya sangat proaktif ketika mahasiswanya dalam kesulitan ataupun ada kegiatan-kegiatan yang memang harus diikuti oleh mahasiswanya. Sehingga mahasiswa jadi aware dan juga bisa mengikuti kegiatan tersebut dengan baik,” pungkas Dwi.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Shakira dan Burna Boy Meriahkan Pembukaan Piala Dunia 2026 di Meksiko

    Shakira dan Burna Boy Meriahkan Pembukaan Piala Dunia 2026 di Meksiko

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Fathma Aulia Puteri
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Jakartahitz.com, Jakarta – Upacara pembukaan Piala Dunia 2026 berlangsung meriah di Stadion Azteca, Mexico City, Meksiko, Kamis (11/6) waktu setempat. Penyanyi asal Kolombia, Shakira, bersama musisi Nigeria Burna Boy menjadi penampil utama dengan membawakan lagu resmi turnamen berjudul Dai Dai. Mengutip dari Detikcom, Jumat (12/6), penampilan Shakira dan Burna Boy mendapat sambutan meriah dari ribuan penonton […]

  • CORTIS Cetak Rekor Baru, Album Debut Tembus 600 Juta Streams di Spotify

    CORTIS Cetak Rekor Baru, Album Debut Tembus 600 Juta Streams di Spotify

    • calendar_month Sabtu, 27 Jun 2026
    • account_circle Fathma Aulia Puteri
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Jakartahitz.com, Jakarta – Boy group K-pop CORTIS kembali mencatat pencapaian baru di industri musik global. Album debut mereka, Color Outside the Lines, berhasil melampaui 600 juta kali pemutaran di platform musik digital Spotify hanya dalam waktu sekitar sembilan bulan sejak dirilis. Dilansir dari detik, pencapaian tersebut diumumkan Big Hit Music pada Kamis (25/6/2026). Berdasarkan data hingga […]

  • Gas SO2 Anak Krakatau Terdeteksi Meluas, BMKG Minta Warga Tak Panik

    Gas SO2 Anak Krakatau Terdeteksi Meluas, BMKG Minta Warga Tak Panik

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
    • account_circle Fathma Aulia Puteri
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Jakartahitz.com, Jakarta – Sebaran sulfur dioksida (SO₂) dari aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau menjadi perhatian setelah peta satelit yang beredar di media sosial menunjukkan area berwarna merah hingga sejumlah wilayah di Pulau Jawa. Namun, BMKG menegaskan luas sebaran gas di atmosfer tidak otomatis menunjukkan bahwa udara yang dihirup masyarakat di permukaan berada dalam kondisi berbahaya. Dilansir […]

  • Drama 5 Set! Timnas Voli Putri Indonesia U-18 Kalah Tragis dari Kazakhstan di Kejuaraan Asia

    Drama 5 Set! Timnas Voli Putri Indonesia U-18 Kalah Tragis dari Kazakhstan di Kejuaraan Asia

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle Alya Naura Maharani
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Jakartahitz.com, Jakarta – Kekecewaan mendalam tengah membayangi Tim Nasional bola voli putri Indonesia U-18. Asa skuad Srikandi muda untuk mengamankan peringkat kelima pada ajang Kejuaraan Voli Asia U-18 2026 harus pupus setelah menelan kekalahan menyesakkan dari Kazakhstan pada Senin (6/7). Bertanding di Terminal 21 Korat, Nakhon Ratchasima, Thailand, Tina Syifa Sabila Salim dan kawan-kawan takluk […]

  • Mau Jadi Paskibraka? Bukan Cuma Tinggi Badan, Ini Sederet Syarat yang Harus Dipenuhi

    Mau Jadi Paskibraka? Bukan Cuma Tinggi Badan, Ini Sederet Syarat yang Harus Dipenuhi

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle Fathma Aulia Puteri
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Jakartahitz.com, Jakarta – Menjadi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) menjadi impian banyak pelajar di Indonesia. Namun, untuk bisa terpilih, calon peserta tidak hanya dinilai dari tinggi badan dan penampilan fisik. Dilansir dari detikEdu, proses seleksi Paskibraka mencakup berbagai aspek, mulai dari persyaratan akademis, kesehatan, kemampuan baris-berbaris, kebugaran, kepribadian, hingga minat dan bakat. Tahapannya juga dilakukan […]

  • Pertalite Bakal Dibatasi! Ini Kelompok Desil 9 dan 10 yang Terancam Tak Bisa Beli BBM Subsidi

    Pertalite Bakal Dibatasi! Ini Kelompok Desil 9 dan 10 yang Terancam Tak Bisa Beli BBM Subsidi

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle Fathma Aulia Puteri
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Jakartahitz.com, Jakarta – Pemerintah tengah menyiapkan pembatasan pembelian BBM bersubsidi jenis Pertalite. Kebijakan tersebut diarahkan kepada masyarakat yang dinilai memiliki tingkat kesejahteraan tinggi, terutama kelompok desil 9 dan desil 10. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan pemerintah sedang membahas mekanisme pembatasan tersebut bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Penerapannya tidak akan dilakukan sekaligus, melainkan […]

expand_less