Breaking News
Beranda » Berita » Relawan Karhutla Kotim Jatuh Bangun Padamkan Api, Dua Orang Tumbang

Relawan Karhutla Kotim Jatuh Bangun Padamkan Api, Dua Orang Tumbang

  • account_circle Fathma Aulia Puteri
  • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakartahitz.com, Jakarta – Perjuangan para relawan dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, belum berakhir. Di tengah kobaran api dan kepungan asap tebal, mereka terus bergerak memadamkan kebakaran yang mulai mendekati permukiman warga.

Dilansir dari detikKalimantan, Sabtu (22/8), salah seorang relawan Masyarakat Peduli Api (MPA) Teluk Dalam, Muhammad Dimas, harus dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami sesak napas saat berjibaku memadamkan api di kawasan Perumahan Grand Pelita, Jalan Pelita Barat, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang.

Dimas ditarik dari lokasi pemadaman pada Jumat (21/8) setelah kondisi fisiknya menurun. Ia mengalami sesak napas akibat kelelahan dan kepungan asap pekat yang memenuhi lokasi kebakaran. Dimas kemudian dibawa ke IGD RSUD dr Murjani Sampit untuk mendapatkan penanganan medis.

Ketua Relawan Ketapi 3, Muhammad Mahdani, mengatakan kondisi di lokasi memang cukup berat. Api yang membesar membuat asap semakin pekat sehingga para relawan kesulitan bernapas meski telah menggunakan masker.

“Artinya mungkin karena kelelahan satu. Yang kedua, memang di tempat kejadian itu api membesar, asap pekat. Akibat itu lalu sesak napas,” kata Mahdani.

Menurut Mahdani, asap yang tebal menjadi salah satu tantangan utama bagi relawan ketika melakukan pemadaman. Masker yang digunakan belum sepenuhnya mampu mengurangi dampak asap yang memenuhi area kebakaran.

“Meskipun kadang kita pakai masker tetap saja membuat sesak,” ujarnya.

Sebelum Dimas tumbang, para relawan telah berpindah dari satu lokasi ke lokasi lainnya untuk menangani kebakaran yang terjadi di sekitar permukiman. Pemadaman dilakukan di sejumlah titik, termasuk Jalan Pelita, Perumahan Panca Setia, dan Perumahan Grand Pelita.

Khusus di kawasan Grand Pelita, terdapat tiga titik api yang harus ditangani. Proses pemadaman melibatkan sejumlah kelompok relawan, di antaranya Redkar Ketapi 3, Redkar Masjid Jami Assalam, dan MPA Teluk Dalam bersama pihak kelurahan.

Dimas sendiri bukan relawan baru. Mahdani menyebut Dimas telah sekitar tiga tahun terlibat dalam kegiatan penanganan kebakaran. Namun, kondisi fisik yang terkuras ditambah paparan asap pekat membuatnya akhirnya tidak mampu melanjutkan pemadaman.

Rekan-rekan Dimas yang melihat kondisinya kemudian menghentikan aktivitasnya dan membawanya menjauh dari lokasi kebakaran. Setelah mendapatkan perawatan di RSUD dr Murjani Sampit, kondisi Dimas dilaporkan telah stabil.

Dimas bukan satu-satunya relawan yang tumbang dalam upaya menangani karhutla di Kotim. Sebelumnya, Rizky Mubarrak, relawan dari Redkar Masjid Jami Assalam, juga mengalami kondisi serupa setelah ikut melakukan pemadaman di sejumlah lokasi.

“Jadi sudah ada dua relawan yang tumbang. Kemarin Rabu, Rizky Mubarrak relawan dari Redkar Masjid Jami Assalam, saat ini kondisinya membaik,” ungkap Mahdani.

Meski dua rekannya sempat tumbang, relawan lainnya masih terus bergerak membantu pemadaman. Mereka tetap berjibaku menghadapi api dan asap dengan kondisi lapangan yang tidak mudah.

Upaya pemadaman juga dilakukan untuk mencegah api semakin meluas dan mendekati permukiman. Posisi sejumlah titik kebakaran yang berada tidak jauh dari kawasan tempat tinggal warga membuat relawan harus bergerak cepat untuk mengendalikan kobaran api.

Bagi para relawan, kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri. Mereka harus menghadapi panas dari kobaran api, asap pekat, kelelahan fisik, serta risiko kesehatan selama berada di lokasi.

Meski demikian, para relawan tetap berupaya membantu proses pemadaman. Peran mereka menjadi salah satu bagian penting dalam penanganan karhutla, khususnya ketika kebakaran terjadi di sekitar kawasan permukiman.

Kondisi dua relawan yang sempat mengalami gangguan kesehatan juga menjadi gambaran beratnya situasi di lapangan. Pemadaman karhutla tidak hanya membutuhkan tenaga dan peralatan, tetapi juga kondisi fisik yang prima karena relawan harus berada cukup dekat dengan sumber api dan asap.

Sementara itu, proses pemadaman di sejumlah titik karhutla di Kotim masih terus dilakukan. Para relawan bersama unsur terkait berupaya memastikan kobaran api tidak meluas dan semakin mengancam lingkungan sekitar.

Perjuangan mereka menunjukkan bahwa penanganan karhutla bukan hanya soal memadamkan api. Di balik setiap titik kebakaran, ada orang-orang yang harus berhadapan langsung dengan kondisi berbahaya demi mencegah api merembet ke kawasan yang lebih luas.

  • Penulis: Fathma Aulia Puteri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gas SO2 Anak Krakatau Terdeteksi Meluas, BMKG Minta Warga Tak Panik

    Gas SO2 Anak Krakatau Terdeteksi Meluas, BMKG Minta Warga Tak Panik

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
    • account_circle Fathma Aulia Puteri
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Jakartahitz.com, Jakarta – Sebaran sulfur dioksida (SO₂) dari aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau menjadi perhatian setelah peta satelit yang beredar di media sosial menunjukkan area berwarna merah hingga sejumlah wilayah di Pulau Jawa. Namun, BMKG menegaskan luas sebaran gas di atmosfer tidak otomatis menunjukkan bahwa udara yang dihirup masyarakat di permukaan berada dalam kondisi berbahaya. Dilansir […]

  • Keonho Cortis Cedera Jelang Tur Konser Perdana, Agensi Pastikan Tetap Jalani Pemulihan

    Keonho Cortis Cedera Jelang Tur Konser Perdana, Agensi Pastikan Tetap Jalani Pemulihan

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle Fathma Aulia Puteri
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Jakartahitz.com, Jakarta – Kabar kurang menyenangkan datang dari grup rookie Cortis. Salah satu anggotanya, Keonho, dilaporkan mengalami cedera menjelang dimulainya tur konser perdana grup. Meski demikian, pihak agensi memastikan kondisi sang idol terus dipantau dan saat ini tengah menjalani proses pemulihan. Informasi tersebut disampaikan langsung oleh agensi melalui pernyataan resmi. Dalam keterangannya, Keonho mengalami cedera […]

  • csr Canon

    Canon Hadirkan Program Ubah Sampah Botol Tinta Plastik, jadi Harapan bagi Anak Prasejahtera

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Jakartahitz.com, Jakarta – Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap kelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat, Canon melalui PT Datascrip selaku distributor tunggal produk pencitraan digitalnya di Indonesia, resmi meluncurkan program CSR bertajuk “Daur Sampah Jadi Bermakna”. Inisiatif ini mengajak masyarakat untuk berkontribusi mengumpulkan botol tinta plastik bekas yang nantinya akan diolah menjadi sarana belajar yang bermanfaat. Bekerja sama […]

  • Sejumlah BEM Se-Jabodetabek Siap Gelar Aksi di Patung Kuda Besok, Usung 5 Tuntutan Krusial

    Sejumlah BEM Se-Jabodetabek Siap Gelar Aksi di Patung Kuda Besok, Usung 5 Tuntutan Krusial

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle Alya Naura Maharani
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Jakartahitz.com, Jakarta – Gelombang protes mahasiswa kembali bergulir. Sejumlah Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari berbagai perguruan tinggi di kawasan Jabodetabek dipastikan akan turun ke jalan untuk menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran pada Jumat (12/6) besok. Aksi massa ini rencananya akan dipusatkan di kawasan Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, mulai pukul 10.00 WIB. […]

  • Tretan Muslim Temukan Tantangan Baru dalam Film FOuFO

    Tretan Muslim Temukan Tantangan Baru dalam Film FOuFO

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Muhammad Naufal Nurfikri
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Jakartahitz.com, Jakarta – Tretan Muslim kembali tampil di layar lebar lewat film terbaru berjudul FOuFO. Dalam film garapan Bayu Skak itu, ia memerankan seorang pria yang menjalin persahabatan dengan alien. Cerita tersebut memadukan komedi, fantasi, dan petualangan dalam satu kisah yang ringan. Tretan mengaku langsung tertarik ketika membaca naskah film tersebut. Ia menilai FOuFO menawarkan cerita yang […]

  • Dobrak Batas! Pembalap Termuda dan Minim Pengalaman, Veda Ega Pratama Konsisten Menggebrak di Moto3 2026

    Dobrak Batas! Pembalap Termuda dan Minim Pengalaman, Veda Ega Pratama Konsisten Menggebrak di Moto3 2026

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle Alya Naura Maharani
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Jakartahitz.com, Jakarta — Status pembalap paling muda dan minim pengalaman tidak menghalangi Veda Ega Pratama untuk menorehkan prestasi di ajang Moto3 2026. Pembalap binaan Honda Team Asia asal Indonesia ini sukses membuktikan bahwa usia hanyalah angka lewat penampilan konsistennya di zona poin. Lahir pada 23 November 2008, Veda yang baru menginjak usia 17 tahun menjadi rider […]

expand_less