Presma Trisakti soal Pertemuan dengan Dasco: Kami Datang untuk Menagih Janji
- account_circle Fathma Aulia Puteri
- calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Sumber Foto: Instagram Story @kepresmausakti
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakartahitz.com, Jakarta – Presiden Mahasiswa (Presma) Universitas Trisakti menegaskan bahwa pertemuan dengan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad bukan sekadar audiensi biasa. Pertemuan tersebut dilakukan sebagai bentuk tindak lanjut atas berbagai tuntutan yang sebelumnya disuarakan mahasiswa melalui aksi demonstrasi.
Dilansir dari Tempo.co, Presma Universitas Trisakti, Iqbal Ramadhan, menyatakan kedatangan perwakilan mahasiswa ke Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, bertujuan untuk memastikan komitmen DPR terhadap berbagai aspirasi yang telah disampaikan.
Menurut Iqbal, mahasiswa ingin mengawal secara langsung janji-janji yang sebelumnya disampaikan oleh DPR kepada publik. Ia menegaskan bahwa pertemuan tersebut tidak boleh dimaknai sebagai agenda seremonial atau forum diskusi biasa.
“Kami datang bukan untuk audiensi, tetapi untuk menagih janji yang telah disampaikan sebelumnya,” ujar Iqbal, seperti dikutip dari Tempo.co.
Iqbal menjelaskan, mahasiswa membawa sejumlah isu yang selama ini menjadi perhatian publik, mulai dari evaluasi kebijakan pemerintah, transparansi pembahasan regulasi, hingga penguatan peran DPR sebagai lembaga yang mewakili kepentingan masyarakat.
Menurutnya, mahasiswa memiliki tanggung jawab moral untuk terus mengawal setiap komitmen yang disampaikan oleh para pemangku kebijakan agar tidak berhenti pada pernyataan semata.
Dalam pertemuan tersebut, Sufmi Dasco Ahmad menerima aspirasi mahasiswa dan menyatakan kesediaannya untuk menindaklanjuti berbagai masukan yang disampaikan. Namun, mahasiswa menegaskan akan terus memantau perkembangan konkret dari hasil pertemuan tersebut.
Iqbal menilai pengawalan terhadap janji DPR merupakan bagian dari fungsi kontrol sosial yang dijalankan mahasiswa sebagai representasi suara masyarakat.
Ia juga menegaskan bahwa mahasiswa tidak akan ragu untuk kembali melakukan aksi apabila tidak ada langkah nyata dari DPR dalam menindaklanjuti tuntutan yang telah disampaikan.
Pertemuan antara mahasiswa dan pimpinan DPR ini menjadi sorotan publik di tengah meningkatnya perhatian terhadap peran generasi muda dalam mengawal kebijakan pemerintah dan proses legislasi di Indonesia.
- Penulis: Fathma Aulia Puteri


Saat ini belum ada komentar