Produksi Kung Fu Soccer Makin Serius, Tim Sewa 18 Studio
- account_circle Muhammad Naufal Nurfikri
- calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Stephen Chow kembali mengembangkan film Kung Fu Soccer sebagai proyek terbaru setelah kesuksesan Shaolin Soccer.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakartahitz.com, Jakarta – Aktor sekaligus sutradara Stephen Chow terus mematangkan proyek film Kung Fu Soccer. Tim produksi bahkan menyewa 18 studio untuk mendukung proses syuting film tersebut. Langkah itu menunjukkan keseriusan mereka dalam menghadirkan sekuel spiritual dari Shaolin Soccer.
Dilansir dari CNN Indonesia, Stephen Chow mengawasi langsung pengembangan Kung Fu Soccer. Tim produksi memanfaatkan 18 studio agar dapat membangun berbagai set dan menjalankan proses syuting secara bersamaan. Cara tersebut membantu tim mempercepat pekerjaan sekaligus menjaga kualitas produksi.
Kung Fu Soccer mengangkat kisah baru yang tetap memadukan seni bela diri dengan olahraga sepak bola. Namun, Stephen Chow tidak melanjutkan cerita Shaolin Soccer secara langsung. Ia memilih menghadirkan karakter dan konflik baru agar film tersebut memberikan pengalaman berbeda bagi penonton.
Selain mempersiapkan lokasi syuting, tim produksi juga menjalankan proses pemilihan pemain. Stephen Chow mencari talenta baru yang mampu menampilkan aksi bela diri sekaligus permainan sepak bola. Ia ingin menghadirkan perpaduan adegan laga, komedi, dan drama yang menjadi ciri khas film-filmnya.
Shaolin Soccer meraih kesuksesan besar sejak tayang pada 2001. Film itu mendapat sambutan positif dari penonton internasional dan menjadi salah satu karya paling ikonik dalam karier Stephen Chow. Kesuksesan tersebut mendorong antusiasme penggemar terhadap kehadiran Kung Fu Soccer.
Hingga saat ini, Stephen Chow dan tim produksi belum mengumumkan jadwal penayangan Kung Fu Soccer. Meski begitu, proses produksi yang terus berjalan memberi sinyal bahwa proyek tersebut semakin mendekati tahap berikutnya.
- Penulis: Muhammad Naufal Nurfikri


Saat ini belum ada komentar