Pramono Siapkan Skema Obligasi Rp3,5 Triliun untuk Perkuat Layanan Pendidikan dan Kesehatan
- account_circle Fathma Aulia Puteri
- calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyiapkan skema obligasi daerah senilai Rp3,5 triliun untuk mendukung pembiayaan pendidikan dan layanan kesehatan. Foto: Kompas.com/Ruby Rachmadina.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakartahitz.com, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung berencana menerbitkan obligasi daerah senilai Rp3,5 triliun sebagai alternatif pembiayaan sejumlah program prioritas. Dana yang diperoleh nantinya akan difokuskan untuk pembangunan sektor pendidikan dan layanan kesehatan di Ibu Kota.
Dilansir dari detik, Pramono mengatakan penerbitan obligasi daerah merupakan bagian dari strategi creative financing yang disiapkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Skema tersebut diharapkan dapat memperkuat pembiayaan pembangunan tanpa bergantung sepenuhnya pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Menurut Pramono, dana hasil penerbitan obligasi akan dimanfaatkan untuk membangun berbagai fasilitas pendidikan, termasuk sekolah, serta meningkatkan infrastruktur rumah sakit milik pemerintah daerah. Langkah ini diharapkan mampu mempercepat pemerataan layanan publik di Jakarta.
Rencana penerbitan obligasi daerah juga menjadi bagian dari upaya Pemprov DKI mencari sumber pendanaan baru di tengah kebutuhan pembangunan yang terus meningkat. Instrumen tersebut sebelumnya telah masuk dalam pembahasan pemerintah daerah bersama pemerintah pusat.
Pramono menjelaskan bahwa obligasi daerah merupakan instrumen pembiayaan jangka panjang yang dapat dimanfaatkan pemerintah daerah untuk mendanai proyek-proyek strategis. Ia berharap proses penerbitannya dapat segera terealisasi setelah seluruh mekanisme dan persyaratan dipenuhi.
Apabila terealisasi, obligasi senilai Rp3,5 triliun itu diharapkan dapat mempercepat pembangunan fasilitas pendidikan dan kesehatan sekaligus mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik bagi warga Jakarta.
- Penulis: Fathma Aulia Puteri


Saat ini belum ada komentar