Breaking News
Beranda » Berita » Harga Masker Melonjak, Warga Keluhkan Kenaikan hingga 10 Kali Lipat

Harga Masker Melonjak, Warga Keluhkan Kenaikan hingga 10 Kali Lipat

  • account_circle Fathma Aulia Puteri
  • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakartahitz.com, Jakarta – Harga masker mendadak melonjak di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat untuk melindungi diri dari paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Sejumlah warga mengeluhkan harga masker di toko daring yang naik tajam, bahkan disebut mencapai 10 kali lipat dari harga sebelumnya.

Dilansir dari detikHealth, keluhan tersebut muncul setelah sebaran abu vulkanik Anak Krakatau mencapai sejumlah wilayah, termasuk DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Lampung hingga Bengkulu. Kondisi itu membuat masker kembali menjadi barang yang banyak diburu masyarakat.

Salah satu warga Depok, Tamara (31), mengaku mengalami kenaikan harga saat membeli masker melalui toko online. Masker KN95 untuk dewasa dan anak yang sebelumnya ia pesan tiba-tiba dibatalkan oleh penjual.

“Masker yang saya checkout tadi malam jenisnya KN95 untuk dewasa dan untuk anak. Ya, harga tersebut dari toko yang sama kurang lebih naik menjadi 10x lipat. Semula harga satuan Rp1.650 setelah dicancel berubah menjadi Rp16.500/pcs,” kata Tamara kepada detikcom, seperti dilansir detikHealth.

Tamara mengatakan pembelian masker tersebut dilakukan untuk melindungi dirinya dan keluarga dari paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Ia kemudian mencari penjual lain yang masih menawarkan masker dengan harga normal.

“Saya memutuskan untuk membeli kembali dengan harga normal di toko berbeda dengan harga Rp17.000/1 pack (isi 10 pcs) dan masker cadangan di minimarket seharga Rp11.700/pack (isi 5),” ujarnya.

Keluhan serupa juga disampaikan sejumlah warganet melalui media sosial. Salah satu pengguna Threads mengaku harga masker yang telah dipesannya berubah drastis setelah transaksi dibatalkan oleh penjual. Warganet lainnya menyebut harga masker KF95 yang hendak dibeli naik hampir 100 persen ketika akan melakukan pembayaran.

Di tengah lonjakan permintaan tersebut, pemerintah mulai memantau kondisi harga masker. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bahkan memanggil pelaku usaha penjual masker untuk mengklarifikasi dugaan kenaikan harga yang tidak wajar.

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes Aji Muhawarman mengatakan pihaknya ingin memastikan tidak ada praktik penimbunan maupun kenaikan harga yang merugikan masyarakat.

“Besok kami kumpulkan para pelaku usaha untuk mengklarifikasi isu yang beredar dan memastikan tidak melakukan praktik yang merugikan masyarakat,” kata Aji, seperti dilansir Disway.id.

Kemenkes juga berkoordinasi dengan Kementerian Perdagangan dan pemerintah daerah untuk memantau harga serta mencegah terjadinya penimbunan masker. Pemerintah turut berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan di Lampung dan Banten untuk memastikan pasokan masker tetap tersedia.

Aji mengatakan produsen masker telah diminta meningkatkan produksi sekaligus tidak melakukan penimbunan atau menaikkan harga secara tidak wajar.

“Penindakan akan dilakukan terhadap pelaku usaha yang terbukti melakukan hal-hal yang merugikan masyarakat, baik yang menimbun maupun menaikkan harga di luar kewajaran,” tegas Aji.

Sementara itu, kebutuhan masker meningkat karena abu vulkanik Gunung Anak Krakatau dapat mengganggu kesehatan. Kementerian Kesehatan mengimbau masyarakat di wilayah terdampak membatasi aktivitas di luar ruangan dan menggunakan masker sebagai perlindungan terhadap paparan abu.

Masyarakat juga perlu memperhatikan jenis masker yang digunakan. Perlindungan pernapasan menjadi penting terutama bagi kelompok rentan dan warga yang harus tetap beraktivitas di luar rumah selama sebaran abu vulkanik masih terjadi.

  • Penulis: Fathma Aulia Puteri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dua Inovasi Raih Winner IEngage Track IEEE YESIST12 2026, EcoLoop dan GestureVoice Jadi Sorotan

    Dua Inovasi Raih Winner IEngage Track IEEE YESIST12 2026, EcoLoop dan GestureVoice Jadi Sorotan

    • calendar_month 7 jam yang lalu
    • account_circle Redaksi
    • visibility 5
    • 0Komentar

    Jakartahitz.com, Bekasi —Dua inovasi, EcoLoop dan GestureVoice, berhasil meraih predikat Winner pada kategori IEngage Track dalam Grand Finale IEEE YESIST12 2026. Keduanya menjadi bagian dari karya inovatif yang mendapat apresiasi dalam ajang internasional yang berlangsung pada 2–3 Oktober 2026 di Hall C BSI Convention Center, Bekasi. Penyelenggaraan IEEE YESIST12 2026 di Jakarta turut melibatkan Universitas […]

  • AI

    ChatGPT vs Gemini vs Claude, AI Mana yang Cocok untuk Kebutuhanmu?

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle Ibna Clevardo Syarif
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Jakartahitz.com – ChatGPT vs Gemini vs Claude menjadi perbandingan yang semakin sering dibahas seiring pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Ketiga chatbot AI tersebut menawarkan kemampuan yang berbeda, mulai dari membantu mencari informasi, membuat tulisan, menerjemahkan bahasa, hingga membantu menyelesaikan pekerjaan maupun tugas sehari-hari. Karena itu, banyak orang mulai membandingkan fitur dan […]

  • Bingung Pilih Sekolah? Cek 10 Rekomendasi SMA di Jakarta Selatan Versi Jakartahitz

    Bingung Pilih Sekolah? Cek 10 Rekomendasi SMA di Jakarta Selatan Versi Jakartahitz

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • account_circle Alya Naura Maharani
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Jakartahitz.com, Jakarta – Masa Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 untuk jenjang SMA telah dimulai. Bagi para orang tua dan calon siswa di kawasan Jakarta Selatan yang masih bingung menentukan pilihan, memilih sekolah dengan rekam jejak prestasi yang baik tentu menjadi prioritas utama. Jakarta Selatan terkenal memiliki banyak Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) unggulan yang […]

  • Empat Musim Pertiwi Bawa Cerita Indonesia ke Oscar 2027

    Empat Musim Pertiwi Bawa Cerita Indonesia ke Oscar 2027

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
    • account_circle Muhammad Naufal Nurfikri
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Jakartahitz.com, Jakarta – Film Empat Musim Pertiwi karya Kamila Andini akan membawa nama Indonesia ke Oscar 2027. Komite Seleksi Oscar Indonesia memilih film tersebut untuk kategori Best International Feature Film pada Academy Awards ke-99. Dilansir dari CNN Indonesia, keputusan tersebut pada 16 September 2026. Persatuan Perusahaan Film Indonesia (PPFI) bersama Indonesian Oscar Selection Committee (IOSC) […]

  • Vino G. Bastian Ungkap Pengorbanan untuk Ayah, Aku Mau Cerita

    Vino G. Bastian Ungkap Pengorbanan untuk Ayah, Aku Mau Cerita

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle Muhammad Naufal Nurfikri
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Jakartahitz.com, Jakarta – Vino G. Bastian melakukan berbagai persiapan untuk memerankan karakter dalam film Ayah, Aku Mau Cerita. Ia mendalami karakter dengan melakukan perubahan fisik agar penampilannya sesuai dengan kebutuhan cerita. Vino membagikan proses tersebut menjelang penayangan film. Ia ingin memberikan penampilan yang sesuai dengan karakter ayah yang menghadapi persoalan berat dalam kehidupan keluarganya. Ayah, […]

  • Cyber University dan JFX Perkuat Kompetensi Aset Digital Mahasiswa

    Cyber University dan JFX Perkuat Kompetensi Aset Digital Mahasiswa

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Jakartahitz.com, Jakarta – Cyber University (Universitas Siber Indonesia) dan PT Jakarta Futures Exchange (JFX) membahas penguatan kerja sama strategis untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa di bidang perdagangan berjangka, derivatif, dan aset digital. Pertemuan lanjutan tersebut digelar secara daring melalui Zoom Meeting pada Kamis (2/4) dan melibatkan jajaran pimpinan dari kedua institusi. Dari pihak Cyber University, rapat […]

expand_less