Alumni Cyber University Bagikan Bekal Penting untuk Hadapi Dunia Kerja
- account_circle Fathma Aulia Puteri
- calendar_month Minggu, 20 Sep 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Suadi Mariyo saat menjadi narasumber dalam Talkshow Alumni SINERGI 2026. Foto: Fathma Aulia/JakartaHitz.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Memasuki dunia kerja membutuhkan lebih dari sekadar pencapaian akademik. Mahasiswa juga perlu membangun kemampuan, komunikasi, serta pengalaman yang relevan selama masa perkuliahan. Hal tersebut disampaikan Suadi Mariyo, S.Bns., alumni Cyber University dari Program Studi Teknologi Bisnis Digital yang kini berkarier sebagai Branch Manager di PT Bank Raya, dalam sesi Talkshow Alumni pada rangkaian Masa Pengenalan Akademik SINERGI 2026, Sabtu (19/9/2026).
Dalam sesi tersebut, Suadi membagikan pandangannya mengenai berbagai hal yang perlu dipersiapkan mahasiswa sebelum memasuki dunia profesional. Ia menyebut skill sebagai salah satu bekal yang penting karena dunia kerja membutuhkan kemampuan yang dapat diterapkan dalam berbagai situasi pekerjaan.
Meski begitu, Suadi mengingatkan mahasiswa agar tidak mengesampingkan pencapaian akademik. Menurutnya, IPK masih menjadi salah satu pertimbangan dalam proses rekrutmen. Sejumlah perusahaan bahkan menetapkan standar IPK tertentu bagi calon pekerja.
Karena itu, mahasiswa perlu menjaga keseimbangan antara pencapaian akademik dan pengembangan kemampuan. Selama kuliah, mahasiswa dapat memanfaatkan berbagai kegiatan untuk mengasah skill sekaligus mengumpulkan pengalaman yang nantinya dapat mendukung perjalanan karier.
Suadi juga menyoroti pentingnya kemampuan komunikasi dan attitude dalam dunia profesional. Kemampuan tersebut dibutuhkan ketika mahasiswa bekerja bersama rekan satu tim maupun saat berinteraksi dengan pihak lain.
“Komunikasi dan attitude paling penting,” ujar Suadi dalam sesi Talkshow Alumni SINERGI 2026.
Menurut Suadi, kemampuan komunikasi dapat mulai dilatih melalui berbagai kegiatan selama masa kuliah. Salah satunya dengan mengikuti organisasi. Melalui organisasi, mahasiswa memiliki kesempatan untuk bertemu dengan lebih banyak orang, menyampaikan pendapat, bekerja dalam tim, hingga menghadapi berbagai situasi yang membutuhkan kemampuan berkomunikasi.
Selain organisasi, pengalaman magang juga menjadi hal yang ia tekankan kepada mahasiswa. Suadi mendorong mahasiswa untuk memanfaatkan kesempatan magang agar dapat merasakan secara langsung suasana dan pola kerja di lingkungan profesional.
Menurutnya, dunia perkuliahan dan dunia kerja memiliki situasi serta pola pikir yang berbeda. Karena itu, pengalaman terjun langsung ke lapangan dapat membantu mahasiswa memahami bagaimana kemampuan yang dipelajari selama kuliah diterapkan dalam pekerjaan.
Suadi juga menceritakan pengalamannya selama menjalani perkuliahan. Salah satu mata kuliah yang menarik perhatiannya adalah Algoritma dan Pemrograman (Alpro). Ia mengaku jika mendapat kesempatan untuk mengulang masa kuliah, dirinya ingin kembali memperdalam bidang tersebut.
Perjalanan pendidikan Suadi juga tidak selalu berjalan lurus. Ia pernah menjalani tiga kali pengalaman perkuliahan, dengan salah satunya tidak diselesaikan, sebelum akhirnya menuntaskan pendidikan di Cyber University. Pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan yang membentuk dirinya hingga dapat melanjutkan karier di dunia profesional.
Melalui pengalaman yang dibagikan dalam Talkshow Alumni SINERGI 2026, Suadi mengajak mahasiswa baru untuk tidak hanya mengejar nilai akademik. Ia mendorong mahasiswa mulai membangun kemampuan dan pengalaman sejak awal perkuliahan melalui organisasi, magang, project, maupun berbagai aktivitas lainnya.
Bagi mahasiswa baru, persiapan menuju dunia kerja tidak harus langsung dimulai dengan mengetahui seluruh arah karier. Masa perkuliahan dapat menjadi ruang untuk mencoba berbagai hal, belajar dari pengalaman, mengembangkan skill, dan membangun komunikasi dengan lingkungan sekitar. Berbagai pengalaman tersebut dapat menjadi bekal bagi mahasiswa ketika nantinya memasuki dunia profesional.
- Penulis: Fathma Aulia Puteri


Saat ini belum ada komentar