Breaking News
Beranda » Berita » Passion atau Tuntutan Industri? Ketakutan Mahasiswa Akan “Madesu”

Passion atau Tuntutan Industri? Ketakutan Mahasiswa Akan “Madesu”

  • account_circle Kirani Afniaty
  • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakartahitz.com, Jakarta – Masa depan adalah hal yang sering dipikirkan, dibicarakan, dan direncanakan oleh banyak orang. Gelar sarjana di Indonesia bukan lagi penentu diterima untuk masuk kerja, banyak berbagai syarat selain itu untuk diterima kerja. Masa Depan Suram atau “Madesu” sering terdengar saat anak mengungkapkan rencana memilih jurusan kuliah dengan orang tuanya. Istilah madesu menggambarkan cara pandang orang tua tentang jurusan kuliah yang jarang atau bahkan tidak dibutuhkan di industri sama sekali.

Tidak sedikit julukan madesu pada jurusan tertentu dikatakan oleh orang, dalam menilai keberhasilan seseorang. Kenyataannya ini hanya perspektif orang-orang tentang suatu jurusan dan pekerjaan. Apalagi, perspektif orang tua yang khawatir jika anaknya mengambil jurusan di bidang sosial, seni, dan sastra. Nyatanya di era digital seperti sekarang, ilmu sosial, seni, dan sastra sangat dibutuhkan oleh berbagai perusahaan. Walaupun, sekarang sudah ada teknologi Artificial Intelligence (AI), banyak orang yang masih bertahan di dunia sosial, seni, dan sastra. Banyak perusahaan membutuhkan lulusan terbaik di ketiga bidang ini untuk mempromosikan perusahaanya. Selain itu, tidak sedikit juga perusahaan yang ingin dinilai baik oleh masyarakat.

Adithya, Mahasiswa Politeknik Negeri Media Kreatif Jakarta mengatakan bahwa madesu sekarang tidak mudah tersemat lagi di era sekarang. Ia menyebut, semua tergantung orangnya. “Madesu di Era sekarang sudah tidak relevan, semua tergantung orangnya. Asahlah kemampuan, pasti anda dibutuhkan dan tidak bingung cari kerja,” jelas Adithya kepada Jakartahitz.com, Selasa (19/5).

Bagaimana Madesu Bisa Terjadi?

Masa depan suram sebenarnya dapat terjadi jika tidak punya tujuan, tidak tau harus berbuat apa, dan bahkan menganggap dirinya salah masuk jurusan saat kuliah. Hal tersebut dapat dihindari sedari awal oleh mahasiswa.

Adithya menyebut, cara menghindarinya dengan mengenali kemampuan dan keinginan diri sendiri. Selain itu, ia juga menilai bahwa ia tidak pernah menemukan teman seangkatannya yang salah jurusan. Namun, jika ada yang merasa salah jurusan, carilah tujuan atau alasan menggeluti dunia perkuliahan.

“Perbanyak skill dan relasi di awal semester juga penting. Tujuannya supaya kita memiliki orang-orang yang sejalan dan dapat memotivasi kita,” tambah mahasiswa jurusan Desain Grafis dan berambut ikal itu.

Ia menambahkan bawah madesu umumnya dirasakan oleh orang-orang yang kehilangan tujuan. “Faktor tidak memiliki skill atau kemampuan juga dapat dikatakan madesu. Skill penting adalah adaptasi di tengah kemajuan teknologi seperti saat ini. Dengan adaptasi, kita dapat memperbanyak skill yang kita miliki,” tambah Adithya.

Menurut Adithya, skill dapat dicari di bangku kuliah. “Untuk eksplorasi skill itu lebih ke praktik, praktik sangat membantu saya memahami materi secara langsung. Selain itu, saya juga sering eksplorasi skill dengan membuat project selain tugas kuliah bersama teman saya,” jelasnya.

Kekhawatiran tentang madesu menjadi hal yang wajar di tengah meningkatnya lulusan sarjana di era sekarang dibandingkan awal tahun 2024. Berdasarkan laporan Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDIKTI), lebih dari 1,3 juta sarjana lahir setiap tahunnya di Indonesia. Sementara itu, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), lulusan sarjana menyumbang sekitar 1 juta angka pengangguran pada tahun 2025.

Kondisi ini dipengaruhi oleh ketidaksesuaian antara kompetensi lulusan dengan kebutuhan industri di Indonesia. Maka dari itu, jurusan kuliah yang sesuai dengan kebutuhan industri lebih diutamakan. Kenali minat dan kemampuan diri sendiri dengan baik. Buatlah strategi saat memilih jurusan dan perbanyak keahlian sebagai senjata untuk bersaing.

  • Penulis: Kirani Afniaty
  • Editor: Rifqi Firdaus

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Eks Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Siap Bongkar Kasus MBG

    Eks Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Siap Bongkar Kasus MBG

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle Fathma Aulia Puteri
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Jakartahitz.com, Jakarta – Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya berencana mengajukan diri sebagai justice collaborator (JC) dalam kasus dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tengah ditangani Kejaksaan Agung (Kejagung). Langkah tersebut dilakukan setelah dirinya ditetapkan sebagai tersangka bersama sejumlah pejabat lainnya dalam kasus tersebut. Mengutip dari Detikcom, Kamis […]

  • Film Animasi Ibra The Movie: Menembus Langit Rilis First Look

    Film Animasi Ibra The Movie: Menembus Langit Rilis First Look

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle Muhammad Naufal Nurfikri
    • visibility 5
    • 0Komentar

    Jakartahitz.com, Jakarta –  Manara Animation resmi memperkenalkan first look Ibra The Movie: Menembus Langit, film animasi layar lebar yang mengadaptasi intellectual property (IP) Ibra Berkisah. Film tersebut menjadi prekuel yang mengisahkan perjalanan hidup Ibra sebelum menempuh pendidikan di pesantren. Dikutip dari JPNN.com, produser memperkenalkan cuplikan perdana berdurasi sekitar 17 detik yang menampilkan visual sinematik dengan sentuhan […]

  • Prodi Digital Entrepreneur (Kewirausahaan) Cyber University Kantongi Akreditasi Unggul

    Prodi Digital Entrepreneur (Kewirausahaan) Cyber University Kantongi Akreditasi Unggul

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle Alya Naura Maharani
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Jakartahitz.com Jakarta – Kualitas program studi (Prodi) menjadi salah satu indikator penting dalam menjamin mutu pendidikan tinggi. Kabar baik datang dari Cyber University sebagai Shaping Digital Future Leader yang kembali mencatatkan capaian akademik melalui Prodi Digital Entrepreneurship (Kewirausahaan). Prodi Digital Entrepreneur (Kewirausahaan) Cyber University berhasil meraih Akreditasi Unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi, Manajemen, Bisnis, […]

  • Mahasiswi Magister UNM Kembangkan Website Wakaf Berbasis Blockchain

    Mahasiswi Magister UNM Kembangkan Website Wakaf Berbasis Blockchain, Dorong Transparansi Pengelolaan Wakaf

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Jakartahitz.com, Jakarta – Komitmen Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis dalam mendorong inovasi berbasis teknologi kembali dibuktikan melalui karya mahasiswa Program Studi Informatika Program Magister, Fakultas Teknologi Informasi. Salah satu inovasi terbaru hadir dalam bentuk Website Wakaf Berbasis Blockchain, sebuah platform digital yang dirancang untuk meningkatkan transparansi, keamanan, dan akuntabilitas pengelolaan wakaf di […]

  • AI

    ChatGPT vs Gemini vs Claude, AI Mana yang Cocok untuk Kebutuhanmu?

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle Ibna Clevardo Syarif
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Jakartahitz.com – ChatGPT vs Gemini vs Claude menjadi perbandingan yang semakin sering dibahas seiring pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Ketiga chatbot AI tersebut menawarkan kemampuan yang berbeda, mulai dari membantu mencari informasi, membuat tulisan, menerjemahkan bahasa, hingga membantu menyelesaikan pekerjaan maupun tugas sehari-hari. Karena itu, banyak orang mulai membandingkan fitur dan […]

  • EcoSync Tembus Final IndoCEISS 2026

    EcoSync Tembus Final IndoCEISS 2026, Mahasiswa UNM Buktikan Inovasi Blockchain untuk Lingkungan

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Jakartahitz.com, Jakarta – Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Tim Triple A berhasil melaju hingga babak final Kompetisi Nasional Indonesian Creative and Information Technology Student Competition (IndoCEISS) 2026 pada kategori UI/UX Design, yang digelar pada Selasa (30/6). Tim Triple A mengusung inovasi EcoSync, sebuah platform pengolahan limbah […]

expand_less