Aghniny Haque Ungkap Tantangan Jadi Lela di Dewi Siluman Ular
- account_circle Muhammad Naufal Nurfikri
- calendar_month 18 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakartahitz.com, Jakarta – Aghniny Haque mendapat tantangan berbeda saat memerankan Lela dalam film horor Dewi Siluman Ular. Karakter tersebut memiliki sifat lembut dan cenderung pasrah, berbeda dari sejumlah peran Aghniny sebelumnya yang lebih tegas.
Film arahan Azhar Kinoi Lubis itu mengangkat kisah pernikahan manusia dengan jin yang terinspirasi dari cerita dalam podcast Prasodjo Muhammad. Dewi Siluman Ular akan tayang di bioskop Indonesia pada 12 November 2026.
Aghniny Haque Tantang Diri Lewat Karakter Lela
Aghniny Haque tertarik bergabung karena Dewi Siluman Ular membawa cerita folklore yang kuat. Selain itu, podcast yang menjadi sumber kisah film tersebut telah mendapat jutaan penonton.
Dalam film ini, Aghniny memainkan Lela, perempuan yang memiliki sifat lembut dan polos. Ia menjadi sosok yang memberikan cinta tanpa banyak menuntut.
Peran tersebut membuat Aghniny harus mengubah pendekatan aktingnya. Sebelumnya, ia lebih sering memainkan karakter dengan sifat tegas, dominan, atau memiliki keberanian untuk melawan.
“Tantangan karakternya sendiri, biasanya dapat karakter yang alfa, tukang pukul, atau ngamuk-ngamuk gitu. Di sini aku dihadirkan dengan perempuan yang lemah lembut, polos, hanya memberikan cinta, dan tidak menuntut,” ujar Aghniny Haque.
Menurut Aghniny, sifat Lela yang pasrah justru membuat peran tersebut tidak mudah. Ia perlu memahami cara karakter tersebut menghadapi persoalan tanpa menghilangkan sisi lembutnya.
Derby Romero Hadapi Pilihan Dedi
Derby Romero memerankan Dedi, pria yang berada di tengah persoalan keluarga dan tekanan finansial. Kondisi tersebut membuat Dedi mengambil keputusan mistis dengan menikahi Dewi, sosok siluman ular yang diperankan Anya Geraldine.
Dedi sebenarnya sudah memiliki istri bernama Rahma yang dimainkan Aulia Sarah. Namun, kehidupannya terus menghadirkan persoalan hingga ia mencari sosok lain yang menurutnya dapat melengkapi kekurangan dalam rumah tangganya.
Lela kemudian hadir sebagai istri ketiga Dedi. Karakter ini memberikan perhatian dan kasih sayang yang selama ini Dedi cari.
Derby melihat Dedi sebagai sosok yang sangat manusiawi karena terus menghadapi pilihan dan konsekuensi. Setiap keputusan yang ia ambil kemudian membawa persoalan baru dalam kehidupannya.
Film ini tidak hanya mengandalkan teror supernatural. Konflik keluarga, persoalan ekonomi, hubungan suami istri, serta pilihan hidup ikut menjadi bagian penting dalam cerita.
Syuting Horor di Telaga Remis
Kinoi Lubis memilih Telaga Remis sebagai salah satu lokasi syuting karena suasananya sesuai dengan kebutuhan cerita horor. Tim menjalani sejumlah adegan pada malam hari dengan kondisi lokasi yang minim cahaya.
Derby bahkan harus menyelam di telaga tersebut untuk sebuah adegan. Kondisi air yang gelap membuatnya sulit melihat bagian dalam telaga ketika menjalani proses pengambilan gambar.
Aghniny juga sempat merasa khawatir selama berada di lokasi. Meski mengetahui tidak ada buaya di Telaga Remis, suasana malam membuat pikirannya membayangkan kemungkinan tersebut.
Kinoi bahkan mengungkap bahwa Aghniny beberapa kali memastikan keamanan lokasi sebelum menjalani proses syuting.
Dewi Siluman Ular mempertemukan Anya Geraldine, Derby Romero, Aulia Sarah, Aghniny Haque, dan sejumlah pemain lainnya. Starvision membawa film ini ke bioskop Indonesia mulai 12 November 2026.
Kisah tentang Dedi dan pilihannya membuka konflik antara kehidupan manusia, keluarga, serta dunia mistis. Film tersebut kemudian membawa konsekuensi dari keputusan Dedi sebagai bagian utama ceritanya.
- Penulis: Muhammad Naufal Nurfikri


Saat ini belum ada komentar