Rizky Ramadhan Bagikan Pengalaman Menghadapi Kegagalan dan Dunia Kerja dalam Talkshow Alumni SINERGI 2026
- account_circle Muhammad Naufal Nurfikri
- calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakartahitz.com, Jakarta – Kegagalan dalam meraih rencana awal bukan berarti perjalanan harus berhenti. Hal itu menjadi salah satu pengalaman yang dibagikan Rizky Ramadhan, S.Bns., alumni Cyber University yang kini bekerja sebagai HRD Coordinator di PT Mega Putra Pamulang, dalam Talkshow Alumni pada rangkaian Masa Pengenalan Akademik SINERGI 2026, Sabtu (19/9).
Rizky menceritakan perjalanan pendidikan hingga karier yang ia jalani kepada mahasiswa baru Cyber University. Sebelum menekuni bidang kewirausahaan, ia sempat memiliki keinginan untuk bekerja di industri penerbangan. Ia bahkan mengikuti proses seleksi hingga tahap pantukhir. Namun, hasil seleksi tidak membawanya pada posisi yang ia harapkan.
Kondisi tersebut sempat membuat Rizky merasa terpuruk. Meski begitu, ia memilih mencoba berbagai hal lain dan tidak membiarkan kegagalan menghentikan langkahnya. Dari proses tersebut, ia mulai menemukan ketertarikan pada bidang kewirausahaan.
“Ketika gagal saya mencoba hal lain, berani menghadapi hal lain. Kalau terlalu terpuruk itu tidak akan berkembang dari diri sendiri,” ujar Rizky dalam Talkshow Alumni SINERGI 2026.
Pengalaman Kuliah Membantu Mengembangkan Usaha
Ketertarikan Rizky pada dunia kewirausahaan juga mendapat pengaruh dari lingkungan keluarganya yang memiliki usaha. Kondisi tersebut membuat Program Studi Digital Entrepreneur menjadi salah satu pilihan yang sesuai dengan minatnya.
Selama menjalani perkuliahan, Rizky mempelajari berbagai materi mengenai bisnis dan kewirausahaan. Pengetahuan tersebut kemudian ia manfaatkan dalam kehidupan profesional sekaligus ketika mengembangkan usaha bersama pasangannya.
Salah satu pengalaman akademik yang paling ia ingat berasal dari mata kuliah kewirausahaan yang diajarkan oleh Pak Anang Martoyo. Menurut Rizky, materi perkuliahan tidak hanya berhenti sebagai teori karena ia dapat menerapkannya dalam pengembangan usaha yang sedang dijalankan.
Pengalaman tersebut menunjukkan bahwa pembelajaran di bangku kuliah dapat menjadi bekal ketika mahasiswa mulai memasuki dunia profesional maupun menjalankan usaha sendiri.
Attitude dan Kejujuran Jadi Bekal Dunia Kerja
Selain membahas perjalanan karier, Rizky juga menyampaikan sejumlah hal yang perlu mahasiswa persiapkan sebelum memasuki dunia kerja. Ia menyoroti pentingnya attitude dan kejujuran dalam membangun kehidupan profesional.
Kemampuan teknis tetap perlu mahasiswa kembangkan. Namun, Rizky menilai sikap dan integritas juga memiliki peran dalam membangun kepercayaan di lingkungan kerja.
Pengalamannya di bidang Human Resources membuat Rizky berhadapan langsung dengan berbagai karakter dan situasi di tempat kerja. Karena itu, kemampuan berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang lain juga menjadi bagian yang perlu mahasiswa latih sejak masa perkuliahan.
Organisasi Dapat Melatih Kemampuan Mahasiswa
Rizky turut membahas peran organisasi mahasiswa dalam proses pengembangan diri. Menurutnya, organisasi bukan satu-satunya pilihan untuk mengembangkan kemampuan. Meski begitu, kegiatan tersebut dapat menjadi salah satu wadah untuk melatih komunikasi, keberanian berbicara, dan kemampuan menghadapi persoalan.
Pengalaman dalam organisasi juga dapat mempertemukan mahasiswa dengan berbagai situasi yang belum tentu mereka temui di ruang kelas. Dari sana, mahasiswa dapat belajar memahami masalah, berinteraksi dengan orang lain, serta mengambil keputusan ketika menghadapi kondisi tertentu.
“Organisasi hanya pendukung, ada faktor-faktor pendukung untuk men-develop diri kita,” ungkap Rizky.
Melalui Talkshow Alumni SINERGI 2026, Rizky mengajak mahasiswa baru untuk tidak takut ketika menghadapi kegagalan. Ia juga mendorong mahasiswa agar berani mencoba pengalaman baru selama menjalani perkuliahan.
Bagi Rizky, kegagalan, tantangan, dan pengalaman dapat menjadi bagian dari proses seseorang dalam mengenali diri serta mempersiapkan kehidupan profesional. Pengalaman tersebut juga menunjukkan bahwa rencana awal tidak selalu menentukan arah akhir perjalanan karier.
- Penulis: Muhammad Naufal Nurfikri


Saat ini belum ada komentar