Cerita Alumni Cyber University Chalvina Izumi: Menemukan Karier IT Business Analyst Lewat Perkuliahan dan Organisasi
- account_circle Alya Naura Maharani
- calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakartahitz.com, Jakarta — Menentukan arah karier tidak harus selalu matang sejak hari pertama kuliah. Alumni Cyber University, Chalvina Izumi Amalia, S.Kom, membuktikan hal tersebut saat membagikan perjalanan kariernya sebagai IT Business Analyst di PT Bank Syariah Indonesia dalam sesi Talkshow Alumni pada Masa Pengenalan Akademik SINERGI 2026, Sabtu (19/9).
Chalvina mengawali kisahnya saat memilih Program Studi Sistem dan Teknologi Informasi (STI). Rasa penasaran terhadap kombinasi sistem dan teknologi informasi mendorongnya memasuki jurusan tersebut. Namun, proses belajar di ruang kuliah perlahan membuka matanya hingga ia menyadari minat terbesarnya berada pada ranah teknologi informasi.
Arah karier Chalvina makin menguat ketika ia menempuh mata kuliah Analisis Bisnis. Pembahasan dalam mata kuliah ini memikat perhatiannya dan menjadi batu pijakan utama yang membawanya mantap meniti karier sebagai IT Business Analyst di industri perbankan.
Bagi Chalvina, pengerjaan project kelompok menjadi momen paling berkesan sepanjang masa studi. Kolaborasi dan komunikasi intensif dengan rekan seangkatan memberinya ruang untuk memahami karakter serta dinamika kerja tim. Salah satu pengalaman paling teringat yakni saat ia merampungkan project LBLS.
“Semua orang ada porsinya, kita tak bisa nge-lead semua orang,” ungkap Chalvina di hadapan para mahasiswa baru.
Pengalaman berkolaborasi tersebut menyadarkannya bahwa kerja sama tim tidak menuntut seseorang untuk mengambil alih seluruh pekerjaan. Setiap anggota tim memegang peran strategis sesuai kapasitas masing-masing. Ia menegaskan pentingnya kemampuan mendengarkan dan berdiskusi untuk memahami pola pikir rekan kerja sekaligus mengasah keterampilan interpersonal.
Tak hanya fokus pada akademik, Chalvina juga menyoroti peran penting organisasi mahasiswa. Ia menyebut organisasi sebagai “dunia lain” di kampus yang memberi ruang bagi mahasiswa untuk memperluas jaringan lintas jurusan, memahami dinamika organisasi, serta memperkaya keterampilan sosial.
Kisah Chalvina memperlihatkan kepada mahasiswa baru bahwa eksplorasi aktif—melalui mata kuliah, pengerjaan project, hingga kegiatan organisasi—menjadi kunci utama dalam mengenali potensi diri dan membentuk arah karier yang tepat.
- Penulis: Alya Naura Maharani


Saat ini belum ada komentar