Breaking News
Beranda » Olahraga » Bukan Cuma Cari Keringat, Ini Alasan Tren Lari Komunitas di Jakarta Makin Digandrungi Anak Muda

Bukan Cuma Cari Keringat, Ini Alasan Tren Lari Komunitas di Jakarta Makin Digandrungi Anak Muda

  • account_circle Alya Naura Maharani
  • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakartahitz.com, Jakarta — Jika Anda melintasi kawasan Sudirman atau Gelora Bung Karno (GBK) pada pagi hari saat akhir pekan atau bahkan malam hari di hari kerja, pemandangan rombongan anak muda dengan pakaian olahraga stylish yang berlari bersama kini menjadi hal yang lumrah. Ya, tren lari bersama komunitas atau yang populer disebut community running sedang berada di puncaknya.

Olahraga lari kini bukan lagi sekadar aktivitas fisik untuk membakar kalori, melainkan sudah bergeser menjadi sebuah gaya hidup urban dan ajang bersosialisasi yang menyenangkan.

“Dulu saya pikir lari itu membosankan karena sendirian. Tapi setelah gabung komunitas, rasanya beda banget. Ada energi positif yang bikin kita gak gampang menyerah, plus bonusnya bisa nambah teman baru dari berbagai latar belakang profesi,” ujar Rian (22), salah satu anggota komunitas lari lokal saat ditemui di kawasan FX Sudirman, Sabtu (18/7).

Fenomena ini melahirkan berbagai komunitas lari baru dengan konsep yang unik. Tidak hanya fokus pada jarak dan kecepatan (pace), banyak komunitas yang justru mengutamakan kebersamaan dan keseruan.

Bagi Anda yang tertarik atau baru mau mencoba terjun ke tren ini, berikut adalah beberapa alasan mengapa lari bersama komunitas begitu digemari:

1. Singkirkan Rasa Malas dengan Dukungan Kelompok

Salah satu tantangan terbesar berolahraga adalah konsistensi. Di dalam komunitas, ada istilah support system. Ketika melihat anggota lain bersemangat, rasa malas biasanya akan langsung hilang. Mulai dari pelari pemula hingga yang sudah berpengalaman saling menyemangati tanpa ada sekat.

2. Ajang Networking yang Cair dan Santai

Komunitas lari di Jakarta diisi oleh berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa, pekerja kreatif, jurnalis, hingga pengusaha muda. Mengobrol santai setelah sesi lari—atau saat agenda wajib coffee crawl (ngopi bareng setelah lari)—sering kali menjadi jembatan untuk membangun jaringan pertemanan baru bahkan peluang kolaborasi bisnis.

3. Konten Media Sosial yang Estetik

Tidak bisa dimungkiri, aspek visual juga menjadi daya tarik tersendiri. Banyak komunitas lari yang kini menyediakan fotografer khusus untuk memotret aksi para anggotanya. Foto-foto candid saat berlari dengan latar belakang gedung-gedung pencakar langit Jakarta menjadi konten yang sangat diminati untuk diunggah di Instagram maupun TikTok.

4. Alternatif Hiburan Sehat yang Murah

Di tengah padatnya aktivitas kuliah atau magang, bergabung dengan komunitas lari menjadi pilihan healing yang ramah di kantong. Modal utamanya cukup sepatu lari yang nyaman dan komitmen untuk bangun pagi.

Tren lari komunitas ini membuktikan bahwa menjalani hidup sehat tidak harus terasa berat. Dengan suasana yang seru dan inklusif, komunitas lari sukses mengubah keringat menjadi tawa dan koneksi baru di tengah dinamisnya kota Jakarta.

  • Penulis: Alya Naura Maharani

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tim EcoCandle.an UNM Olah Minyak Jelantah Jadi Lilin Aromaterapi

    Tim EcoCandle.an UNM Olah Minyak Jelantah Jadi Lilin Aromaterapi di PKP2 2026

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Jakartahitz.com, Jakarta — Tim Program Kreativitas Mahasiswa bidang Kewirausahaan (PKM-K) EcoCandle.an dari Universitas Nusa Mandiri (UNM) sukses menuntaskan Penilaian Kemajuan Pelaksanaan (PKP2) pada Senin (14/9). Tahapan evaluasi nasional ini dilaksanakan untuk meninjau perkembangan usaha, capaian luaran, serta kesiapan produk sebelum melangkah ke fase berikutnya. Tim yang diketuai Nabila Putri Aulia bersama Aliyah Dwi Puspita, Nurrohmah […]

  • James Gunn Rampungkan Syuting Superman: Man of Tomorrow

    James Gunn Rampungkan Syuting Superman: Man of Tomorrow

    • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
    • account_circle Muhammad Naufal Nurfikri
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Jakartahitz.com, Jakarta – James Gunn membawa kabar terbaru mengenai Superman: Man of Tomorrow. Sutradara sekaligus penulis film tersebut mengumumkan bahwa proses syuting utama sudah selesai. Produksi film berlangsung selama sekitar 93 hari. Setelah menyelesaikan pengambilan gambar, tim produksi akan memasuki tahap pascaproduksi sebelum membawa film tersebut ke bioskop. Superman: Man of Tomorrow menjadi kelanjutan dari […]

  • UNM Siap Ikuti Anugerah Kerja Sama Diktisaintek

    UNM Siap Ikuti Anugerah Kerja Sama Diktisaintek 2026

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Jakartahitz.com, Jakarta – Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat tata kelola kerja sama dan memperluas jejaring kemitraan strategis dengan mengikuti Sosialisasi Anugerah Kerja Sama Diktisaintek Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek). Kegiatan akan berlangsung secara hybrid pada Selasa (30/6/2026) mulai pukul 09.00 […]

  • Film Pendekar: Warrior Satukan Iko Uwais dan Tak Sakaguchi

    Film Pendekar: Warrior Satukan Iko Uwais dan Tak Sakaguchi

    • calendar_month Minggu, 26 Jul 2026
    • account_circle Muhammad Naufal Nurfikri
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Jakartahitz.com, Jakarta – Iko Uwais kembali membintangi film laga terbaru berjudul Pendekar: Warrior. Kali ini, ia beradu akting dengan aktor asal Jepang, Tak Sakaguchi. Kolaborasi tersebut menarik perhatian para penggemar film aksi Asia. Dikutip dari Kumparan.com, Iko Uwais mengungkapkan, “[isi kutipan asli dari artikel Kumparan].” Menurut Iko, ia dan Tak Sakaguchi sama-sama memiliki latar belakang seni […]

  • Jokowi Duduk Sejajar dengan Prabowo-Gibran, Ada Apa? Ini Penjelasan Istana

    Jokowi Duduk Sejajar dengan Prabowo-Gibran, Ada Apa? Ini Penjelasan Istana

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle Fathma Aulia Puteri
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Jakartahitz.com, Jakarta – Posisi duduk Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang terlihat sejajar dengan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka saat perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka menjadi sorotan publik. Istana kemudian memberikan penjelasan mengenai pengaturan posisi tersebut. Dilansir dari Kompas.com, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa posisi […]

  • Raih IPK 3,95, Dwi Rizki Nujjana Jadi Wisudawan Terbaik Cyber University

    Raih IPK 3,95, Dwi Rizki Nujjana Jadi Wisudawan Terbaik Cyber University

    • calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Jakartahitz.com, Jakarta — Wisuda Cyber University keempat menjadi momen membanggakan bagi Dwi Rizki Nujjana, lulusan Program Studi Sistem Informasi yang berhasil meraih predikat wisudawan terbaik dengan IPK 3,95. Prestasi tersebut diraih setelah menjalani proses perkuliahan selama empat tahun dan aktif mengikuti kegiatan akademik, mengerjakan tugas, serta berdiskusi dengan dosen. Baca juga: Konsisten Kuliah dan Rajin Kerjakan Tugas, […]

expand_less