Breaking News
Beranda » Berita » Pertalite Bakal Dibatasi! Ini Kelompok Desil 9 dan 10 yang Terancam Tak Bisa Beli BBM Subsidi

Pertalite Bakal Dibatasi! Ini Kelompok Desil 9 dan 10 yang Terancam Tak Bisa Beli BBM Subsidi

  • account_circle Fathma Aulia Puteri
  • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakartahitz.com, Jakarta Pemerintah tengah menyiapkan pembatasan pembelian BBM bersubsidi jenis Pertalite. Kebijakan tersebut diarahkan kepada masyarakat yang dinilai memiliki tingkat kesejahteraan tinggi, terutama kelompok desil 9 dan desil 10.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan pemerintah sedang membahas mekanisme pembatasan tersebut bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Penerapannya tidak akan dilakukan sekaligus, melainkan secara bertahap untuk melihat dampaknya terhadap perekonomian.

Rencana ini muncul karena pemerintah menilai subsidi BBM masih dinikmati masyarakat yang sebenarnya memiliki kemampuan ekonomi lebih tinggi. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia sebelumnya menyoroti penggunaan Pertalite oleh kelompok masyarakat mampu, termasuk pemilik kendaraan mewah.

Apa Itu Desil 9 dan 10?

Desil merupakan pengelompokan rumah tangga berdasarkan tingkat kesejahteraan sosial ekonomi. Data tersebut mempertimbangkan berbagai variabel, seperti pekerjaan, pendidikan, kondisi tempat tinggal, daya listrik, hingga kepemilikan aset.

Dalam sistem tersebut terdapat 10 kelompok desil, dengan masing-masing kelompok mewakili sekitar 10 persen keluarga. Semakin tinggi angka desil, semakin tinggi pula tingkat kesejahteraan kelompok tersebut.

Dengan demikian, desil 9 dan 10 berada di kelompok dengan tingkat kesejahteraan tertinggi. Berdasarkan data yang digunakan pemerintah, desil 9 mencakup rumah tangga dengan pengeluaran sekitar Rp3,5 juta hingga Rp5 juta per kapita per bulan, sementara desil 10 berada di atas Rp5 juta per kapita per bulan.

Artinya, kebijakan yang sedang dibahas bukan semata-mata melihat jenis kendaraan, tetapi juga mempertimbangkan kondisi sosial ekonomi rumah tangga.

Tidak Langsung Diterapkan

Purbaya menegaskan pembatasan tersebut masih dalam tahap pembahasan. Pemerintah berencana melakukan penerapan secara bertahap, salah satunya dengan menguji pembatasan terhadap kelompok desil 10 terlebih dahulu.

Langkah tersebut dilakukan agar pemerintah dapat melihat pengaruhnya terhadap masyarakat sebelum memperluas kebijakan kepada kelompok lainnya.

Mekanisme teknisnya pun belum ditetapkan secara final. Pemerintah masih mengkaji bagaimana sistem di lapangan dapat mengidentifikasi konsumen yang berhak mendapatkan subsidi Pertalite.

Kendaraan Mewah Jadi Sorotan

Selain menggunakan data kesejahteraan, pemerintah juga mempertimbangkan jenis dan kapasitas kendaraan sebagai bagian dari skema pembatasan.

Bahlil memberikan contoh kendaraan seperti BMW dan Mercedes-Benz yang dinilai tidak seharusnya menggunakan BBM bersubsidi. Pemerintah ingin memastikan subsidi energi benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan.

Opsi pembatasan berdasarkan kapasitas mesin kendaraan sebenarnya bukan hal baru. Wacana serupa telah muncul dalam beberapa tahun terakhir. Jika skema tersebut diterapkan, kendaraan dengan kapasitas mesin tertentu berpotensi tidak lagi mendapatkan akses terhadap Pertalite.

Berapa Besar Dampaknya?

Pembatasan ini diperkirakan dapat memberikan pengaruh terhadap konsumsi BBM subsidi. Data yang dikutip sejumlah laporan menunjukkan kelompok desil 9 dan 10 memiliki porsi konsumsi Pertalite yang cukup besar.

Pengamat memperkirakan kebijakan tersebut berpotensi menghemat anggaran subsidi energi hingga triliunan rupiah, meskipun besaran penghematannya masih bergantung pada skema final dan tingkat kepatuhan masyarakat.

Pemerintah menargetkan kebijakan pembatasan dapat mulai diterapkan sebelum 2027. Namun, hingga saat ini belum ada keputusan final mengenai mekanisme pelaksanaan, kriteria kendaraan, serta sistem yang akan digunakan untuk menentukan konsumen yang tidak lagi berhak membeli Pertalite.

Jika diterapkan, masyarakat yang masuk kelompok sasaran pembatasan kemungkinan harus beralih menggunakan BBM nonsubsidi seperti Pertamax.

  • Penulis: Fathma Aulia Puteri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terobos Era Digital, Metode Microlearning Jadi Kunci Kuasai Keterampilan Masa Depan

    Terobos Era Digital, Metode Microlearning Jadi Kunci Kuasai Keterampilan Masa Depan

    • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
    • account_circle Alya Naura Maharani
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Jakartahitz.com, Jakarta – Laju perkembangan teknologi digital yang masif terus mengubah cara masyarakat belajar dan mengasah kemampuan baru. Guna menjawab tuntutan industri yang dinamis, metode microlearning kini naik daun sebagai salah satu strategi paling efektif untuk menguasai future skills (keterampilan masa depan). Microlearning sendiri merupakan konsep belajar modern yang mengemas materi ke dalam format singkat […]

  • BEM Cyber University dan Euni Elite Learning Bekali Generasi Muda Hadapi Dunia Kerja di Era AI

    BEM Cyber University dan Euni Elite Learning Bekali Generasi Muda Hadapi Dunia Kerja di Era AI

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle Fathma Aulia Puteri
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Jakartahitz.com, Jakarta – BEM Cyber University berkolaborasi dengan Euni Elite Learning (EEL) menggelar seminar karier bertajuk “Strategi Karier di Era AI, Personal Branding Digital, dan Praktik CV untuk Meningkatkan Peluang Kerja”. Kegiatan ini bertujuan membekali generasi muda, mulai dari siswa SMA hingga mahasiswa, dengan wawasan dan keterampilan yang relevan untuk menghadapi perkembangan dunia kerja yang semakin […]

  • Viral Ngadu Harga Beras ke Mentan, Maba Undip Adriano Dapat Beasiswa S2 ke Inggris

    Viral Ngadu Harga Beras ke Mentan, Maba Undip Adriano Dapat Beasiswa S2 ke Inggris

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle Fathma Aulia Puteri
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Jakartahitz.com, Jakarta –  Nama Adriano Jeconia Padama, mahasiswa baru Universitas Diponegoro (Undip), menjadi perhatian setelah keberaniannya menyampaikan persoalan harga beras di daerah asalnya, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), kepada Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. Adriano menyampaikan keluhan tersebut secara langsung saat acara penerimaan mahasiswa baru Undip pada Kamis (6/8/2026). Ia mengungkap kondisi harga beras di […]

  • JPO Tendean Dibongkar Total Usai Ditabrak Truk, Pemprov Evaluasi Keselamatan Fasilitas Publik

    JPO Tendean Dibongkar Total Usai Ditabrak Truk, Pemprov Evaluasi Keselamatan Fasilitas Publik

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle Fathma Aulia Puteri
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Jakartahitz.com, Jakarta – Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Kapten Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, resmi dibongkar setelah mengalami kerusakan berat akibat ditabrak truk pengangkut alat berat. Pembongkaran dilakukan demi menjaga keselamatan masyarakat sekaligus membuka akses lalu lintas yang sempat terganggu. Insiden bermula ketika sebuah truk trailer yang membawa ekskavator melintas di Jalan Kapten Tendean. Muatan […]

  • Lewat CLP 3+1, Mahasiswa Cyber University Perdalam Digital Marketing yang Dipelajari di Kampus

    Lewat CLP 3+1, Mahasiswa Cyber University Perdalam Digital Marketing yang Dipelajari di Kampus

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Jakartahitz.com, Jakarta – Nisva Maulidia, mahasiswa Program Studi (Prodi) Bisnis Digital Cyber University (Universitas Siber Indonesia) angkatan 2023, sukses mengembangkan keterampilan digital marketing melalui program magang. Ia berkesempatan mengasah pengalaman praktis di PT Euro Management Indonesia, Jakarta, sebagai bagian dari persiapan menghadapi dunia industri. Selama program tersebut, Nisva ditempatkan pada divisi Business Development (BD) yang […]

  • PlayStation 5 Pro Siap Ramaikan Pasar Indonesia, Worth It untuk Dibeli?

    PlayStation 5 Pro Siap Ramaikan Pasar Indonesia, Worth It untuk Dibeli?

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Naufal Nurfikri
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Jakartahitz.com, Jakarta – PlayStation 5 Pro (PS5 Pro) akhirnya resmi hadir di Indonesia pada 20 Mei 2026, setelah pertama kali diperkenalkan oleh Sony pada September 2024. Konsol terbaru ini menyasar para gamer yang menginginkan performa lebih tinggi dengan kualitas visual yang semakin tajam dan pengalaman bermain yang lebih stabil. Di pasar Indonesia, PS5 Pro dibanderol […]

expand_less